Bertemu Bacawalkot, PD Muhammadiyah : Bandung Butuh Pemimpin yang Bisa Lari Cepat
Bakal Calon Wali Kota (Bacawalkot) Bandung Arfi Rafnialdi bertemu dengan jajaran Pengurus Daerah Muhammadiyah Kota Bandung. Kedatangan Kang Arfi disambut langsung Ketua PD Muhammadiyah Kota Bandung Zaenal Ihsan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Bakal Calon Wali Kota (Bacawalkot) Bandung Arfi Rafnialdi bertemu dengan jajaran Pengurus Daerah Muhammadiyah Kota Bandung. Kedatangan Kang Arfi disambut langsung Ketua PD Muhammadiyah Kota Bandung Zaenal Ihsan.
Zaenal benyak menitipkan pesan kepada pemimpin Kota Bandung yang baru. Menurut Zaenal, pemimpin Kota Bandung harus paham dengan pokok permasalahan kota dan bisa mengakselerasi kinerja.
"Suatu kehormatan kami sangat bersyukur. Kita menitipkan pesan ke Kang Arfi supaya terus menguatkan gagasan untuk menyelesaikan permasalahan Kota Bandung. Karena Bandung tidak hanya butuh orang yang mau tapi juga mau bekerja dan memiliki gagasan untuk menyelesaikan permasalahan kota," kata Zaenal Ihsan, Kamis 18 Juli 2024.
Zaenal pun mengakui, jam terbang Kang Arfi yang sudah lama membantu Ridwan Kamil semasa menjabat Wali Kota Bandung dan Gubernur Jawa Barat. Ia berharap, pengalaman itu bisa menjadi modal membawa kebaikan bagi masyarakat Kota Bandung khususnya dalam membina silaturahmi bersama ormas keagamaan.
"Kang Arfi bukan sosok baru beliau punya pengalaman terkait dengan mengurus pemerintahan sosok yang pernah berpartisipasi bersama Kang Ridwan Kamil mengurus Kota Bandung. Kita berkhuznudzon beliau paham betul anatomi dan permasalahan Kota Bandung," ucapnya.
Sementara itu, Kang Arfi mengaku banyak mendapat masukan dan nasihat dari para pengurus PD Muhammadiyah Bandung. Salah satu yang dititipkan yakni, program pengembangan sumber daya manusia yang harus seimbang dengan kemajuan infrastruktur.
"Pembangunan SDM harus dapat perhatian seimbang, selain pembangunan infrastruktur. Jadi penting karena memang Muhammadiyah ini punya rekam jejak panjang, punya kontribusi besar dalam membangun SDM," kata Kang Arfi.
Selain itu, lanjut Kang Arfi, PD Muhammadiyah Bandung juga memberi masukan terkait persoalan Kota Bandung yang bersifat mendesak (urgent) seperti persoalan sampah.
"Persoalan sampah juga turut jadi masukan. Lalu juga terkait taman, ruang publik yang menjadi simbol inklusifnya fasilitas kota," ucapnya. ***
Editor : Ahmad Sayuti

