Bey Machmudin Harap Partisipasi Masyarakat Jabar di Pemilu 2024 Naik

Penjabat (Pj) Gubernur Bey Machmudin berharap, partisipasi masyarakat Jawa Barat untuk menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2024 dapat naik signifikan dari 2019 lalu.

Bey Machmudin Harap Partisipasi Masyarakat Jabar di Pemilu 2024 Naik
Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin

INILAHKORAN, Bandung - Penjabat (Pj) Gubernur Bey Machmudin berharap, partisipasi masyarakat Jawa Barat untuk menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2024 dapat naik signifikan dari 2019 lalu.

Dimana pada Pemilu 2019 silam, angka partisipasi masyarakat Jawa Barat mencapai 82,58 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) 33,27 juta jiwa. Sementara sisanya, 17,42 persen atau 5,79 juta jiwa tidak menggunakan hak pilihnya.

Maka dari itu Bey Machmudin berharap, pada Pemilu 2024 kali ini. Total 35,7 juta jiwa yang telah terdaftar di DPT dapat turut serta meramaikan pesta demokrasi lima tahunan, dimana akan dilaksanakan pada 14 Februari mendatang.

Mengingat, suara yang ditentukan oleh pemilih lanjut Bey Machmudin, akan menentukan masa depan bangsa Indonesia kelak seperti apa.

"Kami ingin tingkat partisipasi pemilih tinggi. Ini menentukan masa depan bangsa. Jadi, gunakan hak pilihnya. Jangan sampai tidak hadir ke TPS," ujarnya di Kota Bandung, Kamis 18 Januari 2024.

Selain itu, dia juga meminta kepada ASN, unsur TNI dan Polri untuk menjaga netralitas guna mewujudkan Pemilu 2024 dapat berlangsung damai.

"Agar Pemilu damai, pertama kami memastikan, ASN, TNI, Polri netral. Kami sudah koordinasi dengan kepala daerah, TNI, Polri untuk menjaga," ucapnya.

Tidak hanya itu, persiapan semaksimal mungkin oleh penyelenggara juga harus dipastikan tepat waktu. Sehingga pada saat pelaksanaan Pemilu 2024 kelak, tidak terjadi dinamika yang dapat mengganggu ketertiban.

"Pastikan kertas suara sampai dan juga pastikan tidak ada blank spot. Jadi semua terpantau, transparan dalam pelaksanaan nanti. Jadi semua masyarakat merasa bahwa Pemilu ini berjalan dengan lancar, jujur dan adil," imbuhnya.

Pemilu 2024 berlangsung dalam dua waktu berbeda, dimana pertama akan dilaksanakan Pilpres, Pileg dan DPD pada 14 Februari 2024. Kemudian selanjutnya dilaksanakan Pilkada serentak, yang dihelat pada 27 November 2024 mendatang.

Saat ini para peserta Pemilu 2024 sedang menjalani tahapan kampanye, yang telah dimulai sejak 28 November 2023 silam dan berakhir pada 10 Februari 2024. Sementara kampanye akbar, baru akan dimulai terhitung sejak 21 Januari 2024 atau pada Minggu pekan ini hingga batas akhir nanti.

Sedangkan KPU kini masih merampungkan persiapan tahap dua, yakni sortir dan lipat kertas surat suara, dimana ditenggat selambat-lambatnya harus rampung pada akhir Januari ini. (Yuliantono)


Editor : Ahmad Sayuti