BGS 2025 Ditargetkan Genjot Perputaran Ekonomi Lebih dari Rp100 Miliar

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung menargetkan perputaran ekonomi lebih dari Rp100 miliar, dalam gelaran Bandung Great Sale (BGS) 2025 yang berlangsung pada 28 Agustus hingga 7 September mendatang.

BGS 2025 Ditargetkan Genjot Perputaran Ekonomi Lebih dari Rp100 Miliar

INILAHKORAN, Bandung - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung menargetkan perputaran ekonomi lebih dari Rp100 miliar, dalam gelaran Bandung Great Sale (BGS) 2025 yang berlangsung pada 28 Agustus hingga 7 September mendatang.

Kepala Disdagin Kota Bandung, Ronny A Nurudin mengatakan, bgs 2025 dikemas lebih besar dengan harapan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Terutama dari sektor perdagangan, dan pariwisata.

“Targetnya tentu lebih dari tahun kemarin ya. Angka mudah-mudahan bisa lebih dari Rp100 miliar perputaran ekonomi di Kota Bandung,” kata Ronny A Nurudin pada Selasa 26 Agustus 2025.

Menurutnya, pada pelaksanaan tahun lalu hanya dalam tiga hari penyelenggaraan. Tansaksi ekonomi tercatat mencapai Rp70 miliar. Karena itu, dengan waktu pelaksanaan yang lebih panjang tahun ini yaitu 11 hari, peluang peningkatan dinilai cukup besar.

"bgs 2025 menjadi bagian dari program bulan belanja Bandung yang mencakup empat kegiatan utama. Selama periode ini, masyarakat dapat menikmati diskon hingga 80 persen di berbagai pusat perbelanjaan dan ritel modern yang tersebar di seluruh Kota Bandung," ucapnya.

Ronny menyebut, sedikitnya 21 mal dari 23 yang terdaftar telah mengonfirmasi keikutsertaan dalam acara tersebut. Sementara itu, jumlah merchant yang terlibat mencapai hampir 900 belum termasuk yang mendaftar melalui platform digital seperti Grab dan Gojek.

“Insya Allah, Bandung retail sesuai dengan namanya great. Yang ikut sertanya banyak dan diskonnya besar,” ujar dia.

Ia menambahkan, bgs 2025 tidak hanya menyasar masyarakat lokal. Tetapi juga diharapkan mampu menarik wisatawan dari luar kota. Oleh karena itu, pihaknya menggandeng sejumlah mitra transportasi seperti PT KAI, Gojek, Grab dan layanan bus pariwisata Bandros dan Trans Bandungan untuk mendukung mobilitas pengunjung.

"BGS akan berlangsung selama dua akhir pekan dan satu long weekend. Kami berharap, momentum tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk meningkatkan omzet dan memperkuat daya tarik ekonomi Kota Bandung," tandasnya. *


Editor : Ahmad Sayuti