Target 6 Besar Porprov Jabar 2026, KONI Bandung Barat Hadapi Kendala Anggaran

KONI KBB menargetkan menembus 6 bersar dalam perhelatan Porprov Jabar 2026 mendatang

Target 6 Besar Porprov Jabar 2026, KONI Bandung Barat Hadapi Kendala Anggaran
Ketum KONI KBB Tobias Ginanjar Sayyidina menargetkan posisi 6 besar dalam Porprov Jabar 2026.

INILAHKORAN.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah menetapkan untuk menembus peringkat enam besar dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. 

Dinakhodai Ketua Umum yang baru saja terpilih, Tobias Ginanjar Sayidina, seluruh jajaran diminta bergerak cepat meski dihadapkan pada tantangan keterbatasan dana persiapan.

Tobias mengungkapkan, target tersebut bukan sekadar wacana, melainkan fokus utama yang harus diwujudkan melalui kerja nyata. Ia meminta setiap bidang kepengurusan dan pengurus cabang olahraga segera menyusun program kerja yang terukur.

Termasuk, mengajukan rincian kebutuhan persiapan guna memetakan langkah strategis mulai dari pembinaan hingga pemantapan kondisi atlet.

“Porprov ini agenda terbesar yang harus kami persiapkan matang-matang. Kami ingin Bandung Barat tidak hanya berpartisipasi, tetapi mampu bersaing di peringkat atas. Oleh karena itu, seluruh unsur olahraga harus segera bergerak menyusun rencana dan mempersiapkan atlet sejak dini,” katanya, Jumat (12/6/2026). 

Tobias mengakui keberhasilan tidak bisa ditanggung sendirian. Sebab, diperlukan sinergi yang kuat antara pengurus, pelatih, atlet, hingga dukungan pemerintah daerah agar target tersebut tidak berhenti di atas kertas. 

"Komitmen bersama menjadi kunci utama mengingat persaingan antar daerah di tingkat provinsi semakin ketat dari tahun ke tahun," ujarnya.

Kendati begitu dibalik semangat yang tinggi, KONI KBB menghadapi kendala keterbatasan anggaran lantaran hibah yang dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp3 miliar dinilai belum memadai untuk menutupi seluruh kebutuhan pembinaan, pemusatan latihan, dan kebutuhan teknis lainnya. 

Belum lagi hingga saat ini dana tersebut belum dicairkan, sehingga beberapa kegiatan masih berjalan dengan menggunakan dana talangan.

“Kami menyadari dana yang ada masih sangat terbatas, bahkan pencairannya pun belum terlaksana. Namun persiapan tidak bisa berhenti," ucapnya.

Meski menghadapi tantangan keuangan, Tobias tetap optimistis target enam besar dapat dicapai jika seluruh elemen olahraga bersatu dan bekerja secara efisien. 

Sementara itu, proses pelantikan kepengurusan baru periode 2026–2030 yang beranggotakan 55 orang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat. Susunan pengurus diklaim mengakomodasi pengalaman lama serta semangat baru dari berbagai cabang olahraga.

“Kepengurusan ini harus solid dan memiliki visi yang sama. Jika kita bergerak seirama, saya yakin target ini bisa tercapai," ujarnya.

"Harapannya, kepengurusan baru ini membawa perubahan positif dan mengangkat nama olahraga Bandung Barat ke tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya.


Editor : Ahmad Sayuti