Bidik Keluarga Muda Bandung, FWD Income Prosperity Hadir dengan Manfaat Tunai Pasti

Pertumbuhan kelas menengah produktif di Jawa Barat membuka peluang, sekaligus tantangan baru dalam pengelolaan keuangan keluarga. 

Bidik Keluarga Muda Bandung, FWD Income Prosperity Hadir dengan Manfaat Tunai Pasti
Pertumbuhan kelas menengah produktif di Jawa Barat membuka peluang, sekaligus tantangan baru dalam pengelolaan keuangan keluarga. 

INILAHKORAN.ID - Pertumbuhan kelas menengah produktif di Jawa Barat membuka peluang, sekaligus tantangan baru dalam pengelolaan keuangan keluarga. 

Di tengah ketidakpastian ekonomi dan meningkatnya kebutuhan perlindungan finansial, masyarakat kini tidak hanya mencari asuransi sebagai instrumen mitigasi risiko, tetapi juga solusi yang mampu memberikan kepastian manfaat dan membantu perencanaan masa depan.

Melihat tren tersebut, FWD.co.id⁠ memperkenalkan produk Asuransi Jiwa FWD Income Prosperity di Kota Bandung. Produk ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang menginginkan perlindungan jiwa, sekaligus aliran manfaat tunai yang terencana.

Bandung dipilih bukan tanpa alasan. Jawa Barat merupakan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi kreatif terbesar di Indonesia. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan provinsi ini menyerap sekitar 6,24 juta tenaga kerja di sektor ekonomi kreatif, menjadikannya yang tertinggi secara nasional. 

Dominasi kelompok usia produktif tersebut mendorong meningkatnya kebutuhan akan instrumen keuangan, yang dapat mendukung stabilitas ekonomi keluarga dalam jangka panjang.

Sisi lain, kondisi psikologis masyarakat terhadap keuangan masih menjadi tantangan. Hasil FWD Consumer Outlook Survey di Indonesia yang dilakukan FWD Group bersama Ipsos mengungkapkan mayoritas responden belum merasa sepenuhnya aman secara finansial. 

Sebanyak 66 persen mengaku masih menghadapi tekanan, kekhawatiran, atau sekadar bertahan menghadapi kondisi keuangan, sementara hanya 34 persen yang merasa cukup percaya diri dengan kondisi finansial mereka.

Direktur Utama FWD Insurance, Jeffrey Woo menilai, kebutuhan masyarakat terhadap perlindungan kini telah mengalami pergeseran. Menurutnya, masyarakat menginginkan produk yang tidak hanya memberikan proteksi, tetapi juga membantu mereka menyusun rencana keuangan secara lebih pasti.

“Kami memahami bahwa di tengah berbagai perubahan yang terjadi saat ini, banyak masyarakat ingin memiliki masa depan yang lebih tenang dan terarah. Karena itu, kebutuhan akan perlindungan kini tidak hanya soal berjaga-jaga terhadap risiko yang mungkin terjadi, tetapi juga menghadirkan manfaat tunai yang terstruktur serta kepastian dalam perencanaan keuangan, sehingga nasabah merasa yakin dalam merencanakan masa depan dan bisa fokus menjalani hidup," ujar Jeffrey dalam keterangannya, Rabu (3/6/2026). 

Produk FWD Income Prosperity menawarkan kombinasi, antara perlindungan jiwa dan manfaat tunai tahunan yang telah ditetapkan sejak awal. 

Skema tersebut memungkinkan nasabah memiliki gambaran yang lebih jelas dalam menyusun kebutuhan keuangan jangka panjang, mulai dari perencanaan pendidikan anak, persiapan pensiun, hingga menjaga kestabilan arus kas keluarga.

"Melalui FWD Income Prosperity, kami ingin menghadirkan solusi perlindungan yang relevan dan mudah dipahami, sehingga masyarakat dapat merayakan setiap momen dalam kehidupannya,” imbuhnya.

Kehadiran produk ini juga dinilai relevan dengan perkembangan sektor jasa keuangan nasional. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, tingkat inklusi keuangan masyarakat terus meningkat, namun belum diimbangi oleh pemahaman yang memadai. Kesenjangan antara inklusi dan literasi keuangan bahkan melebar menjadi 14,05 persen pada 2025, naik dari 9,59 persen pada tahun sebelumnya.

FWD Insurance melihat kondisi tersebut sebagai sinyal bahwa masyarakat membutuhkan produk keuangan yang lebih sederhana, transparan, dan mudah dipahami agar dapat dimanfaatkan secara optimal.

FWD Income Prosperity menawarkan sejumlah manfaat utama, di antaranya manfaat tunai tahunan sebesar 14 persen atau 17 persen dari premi tahunan sesuai pilihan plan, manfaat akhir masa asuransi sebesar 108 persen dari total premi yang telah dibayarkan selama periode program hingga 31 Desember 2026, serta fasilitas penerimaan polis tanpa pemeriksaan kesehatan untuk uang pertanggungan hingga Rp2 miliar.

Selain memberikan perlindungan atas risiko meninggal dunia hingga 130 persen dari total premi yang dibayarkan, produk ini juga menyediakan tambahan santunan akibat kecelakaan. Nasabah turut memperoleh manfaat pembebasan premi apabila mengalami cacat tetap total akibat kecelakaan maupun penyakit, sehingga perlindungan tetap berjalan tanpa menambah beban finansial.

Sebagai bagian dari penguatan layanan di Jawa Barat, FWD Insurance juga menghadirkan kantor pemasaran di kawasan Jalan Asia Afrika, Bandung. Kehadiran kantor tersebut diharapkan semakin mendekatkan akses layanan dan konsultasi keuangan kepada masyarakat, khususnya di wilayah Bandung dan sekitarnya.

Dengan menggabungkan manfaat proteksi dan kepastian pendapatan secara terencana, FWD Income Prosperity menjadi salah satu upaya perusahaan dalam mendorong masyarakat lebih siap menghadapi berbagai fase kehidupan melalui perencanaan keuangan yang matang dan berkelanjutan.*** (adv)


Editor : JakaPermana