Bikin Kaget, Warga Temukan Jasad Pria Tergeletak Bersimbah Darah di Jalan Otista Bandung

Warga Jalan Otista, Regol, Kota Bandung, dikagetkan dengan tergeletaknya seorang pria dengan bersimbah darah, pada Selasa (9/13/2025). Jasad pria tersebut ditemukan warga pertama kali pukul 06.00 WIB. 

Bikin Kaget, Warga Temukan Jasad Pria Tergeletak Bersimbah Darah di Jalan Otista Bandung
Warga Jalan Otista, Regol, Kota Bandung, dikagetkan dengan tergeletaknya seorang pria dengan bersimbah darah, pada Selasa (9/13/2025). Jasad pria tersebut ditemukan warga pertama kali pukul 06.00 WIB. /Caesar Yudistira

INILAHKORAN.ID - warga Jalan Otista, Regol, Kota Bandung, dikagetkan dengan tergeletaknya seorang pria dengan bersimbah darah, pada Selasa (9/13/2025). jasad pria tersebut ditemukan warga pertama kali pukul 06.00 WIB. 

Tak lama setelah, polisi mendatangi lokasi temu mayat tersebut. Saat dilakukan pemeriksaan, polisi dapati identitas pria tersebut dalam kondisi rusak.

"Jam 6.00 WIB menerima laporan adanya seseorang meninggal dunia, dan kami cek TKP. Saat cek TKP ditemukan adanya bercak darah, sehingga kami koordinasi dengan Inafis," kata Kapolsek Regol Kompol Heri Suryadi, saat ditemui di lokasi kejadian. 

Dari hasil pemeriksaan, diketahui pria tersebut mengalami sejumlah luka. Luka diduga berasal hantaman benda tajam dan benda tumpul. 

Adapun luka pada pria tersebut diantaranya luka pada kening kepala, tusukan pada paha kaki serta luka pada bagian perut.

"Ciri-ciri korban laki-laki, tinggi kurang lebih 160cm, berdasarkan pemeriksaan inafis ditemukan beberapa luka di tubuh korban, seperti di paha, dahi, dan kepastian penyebab kematian kami berkoordinasi dengan RS Sartika Asih," katanya. 

Darah segar masih berceceran di tempat jasad ditemukan yakni di di area trotoar depan ruko-ruko, di kawasan Jalan Otista. 

Olah tempat kejadian jasad pria berbaju hitam itu, sempat jadi tontonan warga. Untuk identitas korban, saat ini belum dapat terungkap. 

Polisi pun tengah lakukan penyelidikan akan temu mayat ini. Rencananya polisi bakalan melakukan visum dan autopsi untuk penyelidikan. ***


Editor : JakaPermana