Bima Akan Bawa Masalah PPDB ke Forum Apeksi
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto akan membawa isu titip alamat dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada pertemuan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi). Bima berharap PPDB dievaluasi secara menyeluruh.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bogor – Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto akan membawa isu titip alamat dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada pertemuan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi). Bima berharap PPDB dievaluasi secara menyeluruh.
"Ya, saya akan bawa ke pertemuan Apeksi bahwa persoalan ini harus dievaluasi secara menyeluruh. Sebagai kepala daerah pasti banyak juga teman-teman yang lain yang mengalami seperti ini di wilayah masing-masing," ungkap Bima kepada wartawan, Sabtu (29/6/2019).
Bima menjelaskan, sistem zonasi telah melemahkan norma dan nilai siswa siswi. Ada juga ketidakadilan bagi anak-anak yang berprestasi.
"Anak berprestasi bisa kalah karena proses curang seperti ini. Sistem zonasi belum siap, makanya akan dibuat rekomendasi menyeluruh. Kurangnya apa, apakah tetap susunannya zonasi tapi tidak seperti itu,” tuturnya.
Bima menegaskan, sanksi bagi aparatur yang bermain, yaitu surat peringatan sampai pemberhentian apabila masuk ranah pidana.
"Kami dalami dahulu prosesnya. Sanksinya bisa sampai pemberhentian," tegasnya.
Ketua Dewan Pendidikan (Wandik) Deddy Karyana mengatakan, PPDB yang diterapkan Jawa Barat tidak tepat diterapkan di Kota Bogor.
"Kenapa tidak dibuat formula yang lebih tepat? Hasil USBN berbentuk nilai tidak dipakai. Mestinya ada kombinasi. Ini harus dievaluasi," pungkasnya. (Rizki Mauludi)
Editor : DeryFG

