INILAH, Bogor – Sembilan calon direksi PD Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) Kota Bogor dari tiga jabatan yaitu direktur utama, direktur umum dan direktur operasional, akan berhadapan langsung dengan Wali Kota Bogor, Bima Arya minggu ini.
Diharapkan direksi terpilih nanti mampu mengedepankan kepentingan umum dan tegas dalam mengambil keputusan.
Wali Kota Bima Arya mengatakan, nanti para kandidat akan dipanggil satu-persatu untuk dipilih tiga orang dari masing-masing jabatan. Penilaian akhir dari Wali Kota Bogor, bukan dari panitia seleksi (pansel) direksi.
“Aturannya memang seperti itu. Penilaian akhir betul dari saya. Mulai besok akan dilakukan prosesnya,” ungkap Bima kepada INILAH, Senin (22/1).
Bima melanjutkan, kriteria yang dipatok dirinya adalah dua hal diprioritaskan yaitu keberanian untuk bertindak membela kepentingan umum, bukan soal bisnis atau kepentingan kelompok. Kedua kemampuan eksekusi, juga menguasai lapangan.
“Itu yang terpenting bagi saya. Banyaknya permasalahan saat ini karena dua hal itu. Jadi kan penting hal eksekusi dan memperjuangkan kepentingan umum,” tambahnya.
Sementara itu Ketua Pansel Direksi PD PPJ, Ade Sarip Hidayat mengatakan, nama-nama calon direksi segera diumumkan dan hari Senin (21/1) masuk tiga besar. Kerja tim Pansel sudah tuntas, sekarang tinggal keputusan ada di tangan wali kota.
“Tiga besar diumumkan hari ini, dari lima menjadi tiga. Jadi totalnya ada sembilan orang dari tiga jabatan dirut, dirum dan dirops,” tuturnya.
Ade menjelaskan, pertanyaan dari pansel saat seleksi di antaranya adalah kepemimpinan, keinginan menjadi direksi, apa tujuannya, rencana bisnis, kaitan keuangan dan sumber daya manusia (SDM). Dirinya berharap hasil pansel bisa membuahkan hal yang baik karena PD PPJ merupakan BUMD yang potensial.
“Tetapi PD PPJ ini berhadapan dengan masyarakat banyak dari berbagai pemikiran dan kalangan. Harus ada calon internal, meski kami tidak memilahnya. Kami melihat kemampuan mereka, saya pikir bagus kalau ada direksi dari internal. Jadi bisa memahami kondisi terkini PD PPJ,” pungkasnya.