BKPM Targetkan Realisasi Investasi 2019 Rp792,3 Triliun
BADAN Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menargetkan realisasi investasi pada 2019 mencapai Rp792,3 triliun, naik dari capaian realisasi investasi sepanjang 2018 sebesar Rp721,3 triliun.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Jakarta,- Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menargetkan realisasi investasi pada 2019 mencapai Rp792,3 triliun, naik dari capaian realisasi investasi sepanjang 2018 sebesar Rp721,3 triliun.
Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong dalam paparan di Jakarta, Rabu, menjelaskan bahwa target tersebut terdiri atas penanaman modal asing (PMA) sebanyak 55 persen dan 45 persen penanaman modal dalam negeri (PMDN). "Apa trennya akan membaik? Saya sangat yakin akan membaik. Pertama, dari faktor siklus ekonomi dan politik," tuturnya seperti dikutip Antara, Rabu (30/1/2019).
Tom, sapaan akrab Thomas, menuturkan dalam 15 tahun terakhir, sejarah mencatat bahwa investasi di tahun sebelum Pemilu memang mengalami perlambatan. "Tapi setelah Pemilu 'rebound' (kembali meningkat). Pemilu kan 17 April, jadi masih ada tujuh bulan setengah pasca hari nyoblos untuk dunia usaha dan investasi 'recover' (pulih) dari perlambatan Pra-Pemilu," ungkapnya.
Tom menambahkan, berdasarkan hasil diskusinya dengan investor mancanegara dalam sejumlah forum, diakui ada optimisme mengenai Pemilu 2019. Optimisme itu, menurut dia, berasal dari ekspektasi pasar soal kontinguitas dan stabilitas.
"Paslon oposisi juga memberi banyak pernyataan yang pro investasi dan pro reformasi sehingga ada optimisme. Jadi kalau pun ada kejutan, arah kebijakan pemerintah tetap akan ke arah reformasi perekonomian, rasionalisasi dan internasionalisasi," ungkapnya.
Di sisi lain, optimisme juga datang dari meredanya eskalasi perang dagang antara AS dan China. Hal itu membuat kepercayaan investor mulai pulih karena ada optimisme perang dagang bisa diselesaikan.
Tantangan lain seperti kenaikan suku bunga yang dilakukan The Fed, lanjut Tom, juga menjadi hantaman untuk pasar modal. "Namun, semua bisa kita lewati dan atasi dengan baik. Itu mengembalikan kepercayaan bahwa dunia bisa menyelesaikan ini," pungkasnya. (*)
Editor : inilahkoran

