BLACKPINK Hadapi Rasa Sakit dan Tekanan di Balik Keglamoran Mereka di Atas Panggung
Para member BLACKPINK, Jisoo, Jennie, Rose dan Lisa mengungkapkan rasa sakit dan tekanan yang mereka rasakan setelah jadi idol K-Pop.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Popularitas seseorang, sering datang dengan adanya tekanan, begitu juga dengan yang dirasakan girl grup BLACKPINK.
Di balik kesuksesan mereka yang dijuluki sebagai girl grup No.1 di dunia, memiliki jutaan penggemar di seluruh dunia dan banyak kontrak mahal dengan merek global, BLACKPINK masih tidak bisa menghindari kesulitan dan tekanan.
Dalam wawancara baru-baru ini dengan Rolling Stone, keempat member BLACKPINK mengungkapkan tentang perjuangan mereka dengan kesehatan fisik dan mental setelah debut sebagai idol K-Pop.
BLACKPINK merupakan girl grup yang tidak memiliki leader, jadi member tertua Jisoo akan bertanggung jawab untuk menjaga dan menghubungkan para member.
Baca Juga: Badai Agatha di Meksiko , 9 orang Tewas dan 4 hilang
Namun, Jisoo sendiri mengaku belum dalam kondisi terbaiknya belakangan ini karena cedera kakinya.
Jisoo mengungkapkan dia akan pergi ke rumah sakit setelah wawancara untuk memeriksakan kakinya.
Dia telah menderita sakit pada kakinya selama sebulan, Jisoo menambahkan bahwa BLACKPINK belum mulai berlatih koreografi untuk comeback mereka yang akan datang, jadi untungnya, dia tidak perlu menari untuk saat ini tetapi dia berharap untuk cepat sembuh.
Jisoo juga mengatakan tentang rasa sakit fisik yang dia derita ketika BLACKPINK tampil di Coachella pada tahun 2019.
Baca Juga: 3 Selebriti Ini Pernah Beli Tas Seharga Tanah, Drake Persembahkan untuk Calon Istri
“Ketika kami tampil di Coachella, punggungku sangat sakit. Setiap malam, saya mendapatkan obat penghilang rasa sakit,” ungkap Jisoo.
Jisoo menambahkan bagaimana tanggung jawabnya untuk tampil membuatnya mengatasi rasa sakit yang dideritanya saat itu.
“Saya ingin tampil dengan duduk. Tapi harga diriku tidak mengizinkan diriku untuk duduk. Dan itu bukan karena 'Saya sangat menyukai panggung ini', lebih kuat adalah rasa tanggung jawab dan kewajiban saya," terang Jisoo.
Seperti Jisoo, Jennie juga peduli dengan kesehatannya, dia khawatir tentang bagaimana tetap sehat di tengah jadwal sibuk BLACKPINK karena dia mudah sakit karena sistem kekebalan yang buruk.
Baca Juga: KABAR BAHAGIA, Umuh Muchtar Rayakan Ulang Tahun ke-74
“Saya menjadi sakit secara fisik dan mental setelah tur dunia terakhir berakhir pada tahun 2020. Ini bukan sesuatu yang ingin saya bagikan terlalu banyak karena para penggemar khawatir. Tapi selama 3 tahun setelah debut, kami bekerja tanpa henti tanpa istirahat,” jelas Jennie.
Adapun Rose, periode jarak sosial karena pandemi yang menghentikannya dari melakukan aktivitas menyebabkan dia sangat stres.
Vokalis utama BLACKPINK mengatakan sangat mengerikan baginya setelah dia mengalami stres.
“Itu mengerikan. Saya tidak pernah beristirahat seperti itu dalam hidup saya. Itu yang terburuk. Stres menyerang saya," kata Rose.
Baca Juga: Kemlu RI Pastikan Tak Ada Korban WNI dalam Tiga Insiden Penembakan di AS
"Itu datang dengan saya tidak tahu apa yang harus dilakukan tanpa bekerja. Saya adalah seorang yang gila kerja. Saya tidak tahan dengan kenyataan bahwa tiba-tiba semua jadwal kami kosong untuk 2-3 bulan ke depan,” lanjutnya.
Tekanan tiba-tiba dipaksa untuk istirahat panjang dari aktivitas membuat Rose mempertanyakan apa yang akan terjadi jika orang tidak lagi tertarik padanya, atau BLACKPINK, pada akhir pandemi.
Member BLACKPINK asal Thailand, Lisa juga menghadapi banyak tekanan setelah menjadi idol K-Pop.
Meskipun Lisa dikenal sangat berbakat karena dia bisa rap dan menyanyi dengan baik, dia pernah takut untuk masuk ke dalam studio rekaman.
Baca Juga: Lionel Messi Nyatakan Argentina Siap Tempur di Piala Dunia 2022
“Dulu, saya hanya melakukan rap. Suatu hari, Teddy menyuruhku mencoba vokal. Tapi ada saat dimana aku sangat buruk dalam bernyanyi," terang Lisa.
"Sepanjang tahun antara 'As If It's Your Last' dan 'DDU-DU DDU-DU' terasa berat bagi saya. Ketika saya pergi ke studio untuk merekam, tidak ada yang keluar. Saya menangis. Aku merasa seperti menjatuhkan BLACKPINK,” ujarnya.***
Editor : inilahkoran

