BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Jabar, Hari Ini Sejumlah Wilayah Siaga
BMKG Jawa Barat mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jawa Barat pada Sabtu, 31 Januari 2026
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jawa Barat pada Sabtu, 31 Januari 2026. Peringatan ini mencakup potensi hujan sedang hingga sangat lebat di sejumlah kabupaten dan kota.
Informasi tersebut dirilis oleh Stasiun Klimatologi Jawa Barat dan dipublikasikan pada Jumat, 30 Januari 2026 pukul 08.27 WIB. peringatan dini ini menunjukkan nilai akumulasi curah hujan harian tertinggi yang berpotensi terjadi di masing-masing wilayah.
Wilayah dengan Status Waspada (hujan Sedang–Lebat)
BMKG menetapkan status Waspada untuk wilayah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, meliputi:
- Kabupaten Bogor
- Kota Bogor
- Kota Depok
- Kota Bekasi
- Kabupaten Karawang
- Kabupaten Purwakarta
- Kabupaten Subang
- Kota Cimahi
- Kota Bandung
- Kabupaten Cirebon
- Kota Cirebon
- Kabupaten Indramayu
- Kota Banjar
Wilayah dengan Status Siaga (hujan Lebat–Sangat Lebat)
Sementara itu, status Siaga diberlakukan untuk wilayah yang diprediksi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat, yaitu:
- Kabupaten Bekasi
- Kabupaten Bandung
- Kabupaten Bandung Barat
- Kabupaten Sumedang
- Kabupaten Majalengka
- Kabupaten Ciamis
- Kabupaten Kuningan
- Kabupaten Sukabumi
- Kabupaten Cianjur
- Kabupaten Garut
- Kabupaten Tasikmalaya
- Kota Tasikmalaya
- Kabupaten Pangandaran
BMKG memastikan tidak ada wilayah di Jawa Barat yang masuk kategori Awas (sangat lebat–ekstrem) pada periode peringatan ini. Selain itu, peringatan dini angin kencang juga nihil.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah berstatus Waspada dan Siaga, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, longsor, dan genangan air, terutama di daerah rawan bencana.
Masyarakat juga disarankan terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG dan menyesuaikan aktivitas luar ruang dengan kondisi cuaca setempat.
Editor : Firda Rachmawati

