BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Jabar 15 Maret: Kabupaten Kuningan Berstatus Siaga

BMKG rilis peringatan dini cuaca Jawa Barat hari ini, Minggu 15 Maret 2026.

BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Jabar 15 Maret: Kabupaten Kuningan Berstatus Siaga
BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Jabar 15 Maret: Kabupaten Kuningan Berstatus Siaga

INILAHKORAN.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Barat merilis peringatan dini cuaca untuk wilayah Jawa Barat pada hari ini, Minggu, 15 Maret 2026. Berdasarkan data terbaru, sejumlah wilayah diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi curah hujan tinggi.

​Dalam unggahan resmi akun @bmkg_jawabarat, BMKG menetapkan status SIAGA untuk satu wilayah dan status WASPADA untuk sepuluh wilayah lainnya di Jawa Barat.

​Kabupaten Kuningan Berstatus Siaga

​Wilayah Kabupaten Kuningan menjadi satu-satunya daerah yang masuk dalam kategori SIAGA (Lebat - Sangat Lebat). Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi dampak hujan sangat lebat yang dapat memicu genangan air hingga risiko bencana hidrometeorologi seperti longsor dan banjir di titik rawan.

​Daftar Wilayah Berstatus Waspada

​Sementara itu, sepuluh wilayah lainnya masuk dalam kategori WASPADA (Sedang - Lebat). Berikut adalah rincian wilayahnya:

Kab. Bogor

Kab. Sumedang

Kab. Majalengka

Kab. Ciamis

Kab. Sukabumi

Kab. Garut

Kab. Tasikmalaya

Kota Tasikmalaya

Kota Banjar

Kab. Pangandaran

​Kondisi cuaca Lainnya

​Hingga publikasi ini dirilis pada pukul 07.41 WIB, BMKG melaporkan bahwa untuk kategori AWAS (Sangat Lebat - Ekstrem) dan peringatan dini Angin Kencang terpantau NIHIL.

peringatan dini ini menunjukkan nilai akumulasi harian paling tinggi dalam satu kabupaten atau kota. Mengingat saat ini memasuki bulan Maret, intensitas hujan seringkali tidak merata namun memiliki durasi yang cukup panjang di beberapa titik.

Imbauan BMKG:

Masyarakat yang berada di wilayah terdampak disarankan untuk tetap tenang namun waspada, menjauhi pohon besar saat hujan, serta memantau perkembangan cuaca secara berkala melalui saluran resmi BMKG atau media sosial @bmkg_jawabarat.


Editor : Firda Rachmawati