BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Jawa Barat: Sumedang hingga Majalengka Siaga
BMKG Jawa Barat mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jawa Barat pada Selasa, 3 Februari 2026.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Barat mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jawa Barat pada Selasa, 3 Februari 2026.
Sejumlah wilayah diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat memicu bencana hidrometeorologi.
Berdasarkan unggahan resmi akun Instagram @bmkg_jawabarat, tingkat kerawanan cuaca hari ini terbagi dalam dua kategori utama, yakni Siaga dan Waspada.
Wilayah Berstatus Siaga (Hujan Lebat - Sangat Lebat)
Masyarakat di wilayah berikut diminta untuk sangat berhati-hati terhadap potensi dampak hujan ekstrem:
Kabupaten Sumedang
Kabupaten Majalengka
Kabupaten Ciamis
Kabupaten Kuningan
Wilayah Berstatus Waspada (Hujan Sedang - Lebat)
Daftar wilayah yang masuk dalam kategori waspada meliputi hampir sebagian besar Jawa Barat, di antaranya:
Jabodetabek & Sekitarnya: Kab. Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kab. Bekasi, Kota Bekasi.
Priangan Timur & Barat: Kab. Bandung, Kab. Bandung Barat, Kab. Garut, Kab. Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kota Banjar, Kab. Pangandaran, Kab. Cianjur, Kab. Sukabumi.
Pantura & Lainnya: Kab. Subang, Kab. Cirebon, Kota Cirebon, Kab. Indramayu.
Kondisi Angin Kencang dan Level Awas
Hingga berita ini diturunkan, BMKG mencatat nihil atau tidak ada wilayah yang masuk dalam kategori Awas (Sangat Lebat - Ekstrem) maupun peringatan dini Angin Kencang. Meskipun demikian, perubahan cuaca secara mendadak tetap mungkin terjadi.
Imbauan BMKG untuk Masyarakat
BMKG mengingatkan bahwa prakiraan cuaca saat ini sudah mencapai tingkat kelurahan. Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan cuaca secara real-time guna mengantisipasi banjir, tanah longsor, atau pohon tumbang.
"Pastikan Anda selalu memperbarui informasi melalui kanal resmi BMKG untuk menghindari berita hoaks terkait kebencanaan," tulis pihak BMKG Jawa Barat.
Editor : Firda Rachmawati

