Bogor Minta Revitalisasi 244 Jembatan Indiana Jones
INILAH, Bogor - Kabupaten Bogor minta bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk revitalisasi jembatan gantung. Jumlahnya banyak, ratusan di Kabupaten Tegar Beriman.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bogor - Kabupaten Bogor minta bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk revitalisasi jembatan gantung. Jumlahnya banyak, ratusan di Kabupaten Tegar Beriman.
Masyarakat kampung menyebutnya jembatan gantung. Dia memang menghubungkan lembah dan sungai yang terletak di antara dua daratan. Tapi kini, generasi milenial menyebutnya jembatan Indiana Jones. Mungkin terinspirasi film yang dibintangi Harrison Ford itu.
Apapun namanya, kini kondisi jembatan tersebut
banyak yang mengkhawatirkan di Kabupaten Bogor. Jumlahnya pun tak sedikit.
Ratusan.
Sedikitnya ada 244 jembatan gantung yang
kondisinya merisaukan di Kabupaten Tegar Beriman. Harus ada revitalisasi. Bukan
hanya demi keamanan masyarakat pengguna, tapi juga memperlancar perpindahan
orang dan barang dari satu kampung ke kampung lainnya di Kabupaten Bogor.
Untuk keperluan revitalisasi 244 jembatan
gantung yang terletak di 95 desa tertinggal itu, Pemerintah Kabupaten Bogor
sudah mengajuan bantuan ke Pemprov Jawa Barat. Hal ini dilakukan karena
terbatasnya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor.
“Dalam kopi darat (Kopdar) 27 kepala daerah
bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, saya sudah sampaikan mengenai
permintaan bantuan keuangan dari Pemprov Jawa Barat untuk merevitalisasi 244
jembatan Indiana Jones yang ada di 95 desa tertinggal,” ujar Wakil Bupati
Bogor Iwan Setiawan kepada wartawan di Cibinong, Minggu (10/3).
Politisi Partai Gerindra ini menerangkan 244
jembatan Indiana Jones yang ada 95 desa tertinggal di 33 kecamatan ini untuk
mengubah wujud dari desa tertinggal menjadi desa yang maju dan mandiri.
“Kalau memang Pemprov Jawa Barat tidak
membantu, kami akan anggarkan dalam APBD II karena jembatan ini menjadi solusi
yang sangat tepat untuk menghubungkan antar kampung atau desa hingga desa
tertinggal bisa berubah menjadi desa yang maju dan mandiri,” terangnya.
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jawa
Barat Asep Wahyuwijaya menganggap permintaan bantuan keuangan dari Pemkab Bogor
ke Pemprov Jawa Barat itu sangat memungkinkan.
“Secara prinsip semuanya sangat mungkin. Hanya
secara umum konstruksi APBD tingkat II dan tingkat I mesti dilihat dengan lebih
utuh dan komprehensif. Jika revitalisasi jembatan Indiana Jones dialihkan
tugasnya ke Pemprov Jawa Barat, maka APBD tingkat II diprioritaskan untuk apa?”
ucap Asep.
Politisi Partai Demokrat ini menuturkan ketika
ruang fiskalnya tak mencukupi karena habis oleh prioritas pembangunannya, maka
Pemkab Bogor wajar dan layak minta bantuan ke Pemprop bahkan hingga ke pusat.
“APBD tingkat I pun mesti kita pastikan kemana
prioritasnya. Jika ke arah pembangunan desa tertinggal, maka di sini sinerginya
tentu bisa berjalan, dengan cara mengalokasikan bantuan anggaran untuk penataan
infrastruktur di desa tertinggal, seperti revitalisasi jembatan Indiana Jones
dan peningkatan jalan desa,” tuturnya.
Asep yang merupakan Ketua Fraksi Demokrat DPRD
Jawa Barat ini juga sependapat apabila bantuan anggaran dari Pemprov Jawa Barat
dialokasikan untuk membangun desa tertinggal ketimbang dialokasikanya
untuk pembangunan alun-alun.
“Bukan alun-alun nggak penting, tapi ini kan soal skala prioritas juga,” tukas Asep.
Editor : inilahkoran

