DPRD Kabupaten Bogor: Kualitas Pendidikan Siswa Lebih Penting dari Pembangunan RKB
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto menilai hingga tahun ketiga pandemi, Disdik tak memiliki inovasi untuk menjaga Kualitas Pendidikan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto menilai hingga tahun ketiga pandemi, Disdik dianggap tidak memiliki inovasi untuk menjaga Kualitas Pendidikan.
Dia menyebutkan, Dinas Pendidikan (Disdik) sejauh ini hanya fokus membangun ruang kelas baru (RKB). Padahal, DPRD Kabupaten Bogor mendorong Kualitas Pendidikan melalui program Bogor Cerdas yang digaungkan tidak hanya berkutat kepada investasi insfrastruktur bangunan tetapi investasi sumber daya manusia.
"Investasi terbaik hari ini adalah adalah investasi sumber daya manusia. Hingga tahun ketiga pandemi Covid-19, belum ada sistem pembalajaran baru yang diusulkan Disdik Kabupaten Bogor untuk menjaga Kualitas Pendidikan yang beradaptasi dengan situasi pandemi," kata Rudy, Minggu 30 Januari 2022.
Baca Juga: IOF Raker di Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Begini Penjelasan Rudy Susmanto
Wakil Sekjend DPP Partai Gerindra ini menambahkan, walaupun Pemkab Bogor memberikan bantuan kuota internet namun belum semua siswa bisa mengikuti pendidikan jarak jauh (PJJ) atau online.
"Kuota internetnya boleh para siswa mendapatkan bantuan Pemkab Bogor, tetapi belum tentu sinyal dan smartphonenya mereka ada atau miliki. Harusnya Dinas Pendidikan bisa mengimplementasikan bagaimana indikator program Bogor Cerdas tercapai walaupun saat ini pandemi Covid-19 masih berlangsung," tambahnya.
Baca Juga: DPRD Kabupaten Bogor Akan Evaluasi Kinerja SKPD di Lingkungan Pemkab Bogor, Ternyata Ini Alasannya
Dia menyarankan, Disdik Kabupaten Bogor bisa bekerja sama dengan Universitas Pertahanan, Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk melakukan kajian demi menghasilkan inovasi.
"Kabupaten Bogor punya kampus, universitas dan istansi pendidikan yang terkemuka, kenapa tidak digandeng oleh Dinas Pendidikan untuk melakukan kajian lalu menghasilkan inovasi pembelajaran di masa pandemi Covid-19. Saya tegaskan ada yang lebih penting dari pembangunan RKB, yaitu pembenahan Kualitas Pendidikan siswa didik kita," jelasnya. (Reza Zurifwan)
Editor : inilahkoran


