Forum Wartawan Sukaraja Galang Dana untuk Korban Puting Beliung di Desa Cimandala Bogor
Forum Wartawan Sukaraja turun ke jalan. Penggalangan dana di lampu merah dilakukan lantaran minimnya perhatian dari Pemkab Bogor.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Sukaraja - Forum Wartawan Sukaraja turun ke jalan. Penggalangan dana di lampu merah Kandang Roda dan Pomad dilakukan lantaran minimnya perhatian dari Pemkab Bogor.
Rencananya, hasil penggalangan dana dari masyarakat itu akan disalurkan Forum Wartawan Sukaraja kepada warga Desa Cimandala, Sukaraja Bogor yang menjadi korban bencana angin puting beliung yang terjadi pada Kamis 10 Maret 2022 malam.
"Penggalangan dana ini bagian dari keprihatinan kami, karena 150 orang warga Desa Cimandala, Sukaraja yang menjadi korban bencana alam angin puting banyak yang belum mendapatkan bantuan dari Pemkab Bogor," kata Ketua Forum Wartawan Sukaraja Saeful Hardy, Selasa 15 Maret 2022.
Baca Juga: Begini Cara BKAD Kota Bogor Biar Laporan Keuangan Jadi Lebih Mudah
Jurnalis yang bertugas di TVRI Jabar itu menerangkan, kegiatan penggalangan dana akan terus dilakukan, hingga dananya layak disumbangkan kepada korban bencana alam puting beliung.
"Semoga banyak donasi yang terkumpul dari aksi penggalangan dana ini, kami akan semaksimal mungkin agar para korban bencana alam puting beliung bisa tersenyum karena mendapatkan bantuan uang untuk memperbaiki rumahnya," terangnya.
Terpisah, Kepala Desa Cimandala Aditia Agung Diningrat membenarkan bantuan untuk korban bencana alam puting beliung di wilayahnya masih terbilang minim.
Baca Juga: Begini Konsep Festival HAM Yang Akan Digelar November 2022 Mendatang
"Bantuan tenaga mah sudah ada tak lama kejadian bencana alam puting beliung, kalau bantuan uang karena rumah mengalami rusak ringan, sedang dan berat itu belum ada. Ada bantuan paket terpal, kaos, daster dari Kementerian Sosial, itu hanya 16 paket. Sementara jumlah korban bencana alam tersebut ada 200 kepala keluarga atau 150 rumah," ungkap Aditia.
Aditia menambahkan, sejak awal tahun ini sudah tiga kali di Desa Cimandala terjadi bencana alam puting beliung. Namun, yang ketiga kalinya berdampak serius kepada rumah warga.
Baca Juga: Tak Hanya Infratruktur, Membangun Kota Butuh Juga Kultur
"Peristiwa angin puting beliung ke satu dan kedua mah ga ada korban, yang ketiga atau Kamis kemarin, baru ada korban. Selain 150 rumah rusak sedang dan berat, juga ada lima gerobak usaha yang mengalami kerusakan akibat tertimpa tiang plang iklan," tambah Aditia.
Dia pun mengimbau agar warga tetap waspada terhadap cuaca ekstrem, memperbaiki atap rumahnya, dan jangan berteduh di bawah pohon apabila ada hujan besar dan angin kencang. (Reza Zurifwan)
Editor : inilahkoran


