Sambil Temu Pelanggan, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Hidupkan UMKM di Situ Gede
Jalin kedekatan dengan pelanggan, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor menggelar acara temu pelanggan di 6 Kecamatan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor – Jalin kedekatan dengan pelanggan, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor menggelar acara temu pelanggan di 6 Kecamatan.
Kegiatan temu pelanggan dilakukan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor bertepatan dengan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45.
Kali ini kegiatan temu pelanggan dilakukan direksi dan jajaran sembari menghidupkan UMKM di wilayah Situ Gede, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Rabu 23 Maret 2022.
Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan mengatakan, kegiatan temu pelnggan merupakan rangkaian HUT ke-45 Tirta Pakuan, dirinya meminta bahwa ulang tahun ini jajaran Tirta Pakuan harus dekat dengan pelanggan, sehingga dibuatlah beberapa rangkaian kegiatan temu pelanggan di enam kecamatan wilayah Kota Bogor.
Baca Juga: Siap Gebrak Dunia K-Pop, JYP Entertainment Berencana Luncurkan Empat Grup Baru Tahun 2023
"Saat ini acaranya di kawasan wisata danau Situ Gede, Kelurahan Situ Gede, Kecamatan Bogor Barat. Selain bertemu pelanggan, kami menyusuri aset-aset milik Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor. Dikantong-kantong pelanggan yang banyak pengaduan disambangi juga," ungkap Rino kepada INILAH didampingi Direktur Teknik (Dirtek) Ardani Yusuf.
Rino melanjutkan, pihaknya juga mengecek setelah rangkaian dua bulan lalu yang kondisi aliran airnya kurang baik. Setelah ditanya beberapa warga, diketahui sudah mulai membaik didaerah Bogor Barat, tetapi belum 100 persen.
"Ya, tetapi nanti Dirtek Ardani Yusuf akan mengkaji lagi juga mengevaluasi. Sehingga nanti mudah-mudahan bisa 100 persen penyaluran air ke pelanggan Bogor Barat lancar," tambahnya.
Baca Juga: Pendistribusian Minyak Goreng Curah di Cirebon Diawasi Tim Audit
Rino menjelaskan, kedua pihaknya mensosialisasikan aplikasi Simotip, karena Simotip ini aplikasi yang akan dikembangkan juga jadi bagian move ordernya petugas Tirta Pakuan. Kalau hari ini dirtek memberikan disposisi untuk jalan, otomatis dari command center pihaknya memerintahkan keluhan pelanggan ditindaklanjuti oleh petugas lapangan.
"Petugas lapangan akan diperkuat, kalau hari ini Tirta Pakuan memiliki simpul-simpul di tujuh zona Kota Bogor, ada empat regu, kami akan tambah. Sehingga keluhan pelanggan segera bisa teratasi. Tadi aplikasi Simotip kami mengurangi pekerja didepartemen lain, sehingga petugas bisa diperbantukan ke penanganan keluhan pelanggan. Perencanaan yang sudah disusun beberapa tahun, mulia dieksekusi. Direksi ingin adanya kehadiran Tirta Pakuan Kota Bogor memberi manfaat bagi masyarakat," jelasnya.
Rino memaparkan, untuk pemberian manfaat di Situ Gede ini, Tirta Pakuan mendukung pertumbuhan ekonomi pasca pandemi Covid-19 Kota Bogor, UMKM harus hidup. Salah satunya ini mensupport warga Situ Babakan danau Situ Gede dengan belanja pada UMKM disini, diharapkan memberikan geliat ekonomi ditempat wisata.
Baca Juga: Tambah Dua Guru Besar, Ini Harapan Rektor Unpar Bandung
"Ini yang kami butuhkan untuk kembali recovery pasca Covid-19 Kota, pariwisata efek ekonomi nya terasa langsung oleh masyarakat. Untuk merecovery ekonomi," paparnya.
Rino juga menerangkan, untuk belanja persoalan di Bogor Barat rata-rata bahwa pelanggan sebanyak 95 persen rumah tangga, jam pemakaian sama pagi dan sore. Dihitung dahulu kebutuhan masyarakat itu berapa kubik kebutuhannya dalam sehari, di Jabaru telah dibangun reservoir menangani persoalan pengaliran air di Bogor Barat.
"Kami juga ada tadi Simotip, sistemnya yang akan jalan sehingga mudah menangani persoalan-persoalan di satu titik. Kalau komplain melalui aplikasi Sibadra milik Pemkot Bogor, nanti disampaikan kepada Simotip," pungkasnya. (Rizki Mauludi)
Editor : inilahkoran


