INILAHKORAN, Bogor - Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto menegaskan bahwa program Bogor Mengaji harus diperkuat dan didukung penuh oleh semua pihak, dirinya siap untuk memperjuangkan anggaran Bogor Mengaji ditambah.
Karena dirinya sudah melihat langsung para lulusan angkatan pertama sebanyak 1.500 orang.
"Melihat tujuan dan pentingnya program ini, tidak ada alasan bagi kami semua untuk tidak mendukung program-program kebaikan, terutama program Bogor Mengaji. DPRD sudah full support sebelumnya. Insya Allah, kami dukung lebih kuat lagi salah satunya melalui penguatan anggaran di tahun-tahun berikutnya agar program ini semakin banyak manfaatnya. Insentif untuk guru ngajinya ditambah, jumlah pesertanya diperbanyak," ungkap Atang kepada wartawan pada Rabu (20/4/2022).
Atang melanjutkan, mengutip Hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Bukhori, yaitu 'sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya'. Sehingga ia yakin bahwa program Bogor Mengaji ini harus dikuatkan dan didukung oleh semua pihak karena keutamaan dari orang yang mempelajari Al Quran dan mengajarkannya.
"Semoga para guru ngaji, para peserta Bogor Mengaji, Pak Walikota, dan semua yang terus belajar dan mempelajari Al Quran dan mengajarkannya mendapatkan rahmat dan keberkahan Allah SWT. Dikuatkan untuk ibadah 10 terakhir ramadhan sehingga mendapatkan ketaqwaan yang paripurna," tutur Atang.
Atang menjelaskan, bahwa kegiatan wisuda dan tasmi Bogor Mengaji yang dirangkaikan dengan peringatan Nuzulul Quran Kota Bogor ini diharapkan semakin membawa keberkahan.
"Ini kan program Baca Quran bersama. Tasmi Al Quran, doa tasbih tahlil dan tahmid, ditambah doa sholawat kepada Rasulullah SAW. Semoga doa-doa dan interaksi kita dengan Al Quran semakin membawa keberkahan dan kebaikan bagi Kota Bogor," terangnya.
Sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, setelah melakukan pembicaraan dengan Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto, dewan sangat mendukung kegiatan Bogor Mengaji untuk memberantas buta aksara Al-Qur'an.
"Nanti kami akan masuk tidak saja ke para lansia, tapi ke anak muda dan remaja juga. Dilihat tahun ini masih banyak lansia, tahun depan harus masuk ke anak-anak muda. Mudah-mudahan ada komitmen anggaran yang sama-sama dikuatkan dengan DPRD Kota Bogor," ungkap Bima. (rizki mauludi)***