Bojan Hodak Sempat Tak Tahu Persib Bandung Juara
Bojan Hodak mengaku tidur ketika pertandingan Persebaya Surabaya melawan Persik Kediri. Sehingga ia tak menyaksikan pertandingan yang menentukan Persib Bandung juara Liga 1 musim ini.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pelatih Bojan Hodak mengaku sempat tak tahu Persib Bandung juara. Pasalnya saat itu, ia tengah tertidur.
Bojan Hodak mengaku tidur ketika pertandingan Persebaya Surabaya melawan Persik Kediri. Sehingga ia tak menyaksikan pertandingan yang menentukan Persib Bandung juara liga 1 musim ini.
“Ya, saya sedang tidur (ketika pertandingan berlangsung),” kata Bojan Hodak usai memimpin sesi latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Rabu 7 Mei 2025.
Pelatih asal Kroasia ini mengaku sempat terbangun di tengah-tengah pertandingan. Namun saat itu Persebaya Surabaya sedang unggul 3-1 atas Persik Kediri.
“Kemudian saya sedang bekerja dengan komputer saya dan tiba-tiba ponsel saya mulai berdering, pesan-pesan masuk, dan saya bisa mendengar dari luar ada teriakan, sorak-sorai, kembang api dinyalakan, jadi saat itu saya tahu hasil pertandingannya,” ulasnya.
Bojan pun merasakan kebahagiaan dengan dipastikannya Persib Bandung menjadi juara liga 1 musim ini. Ia merasa luar biasa.
“Lihat, memenangkan liga itu selalu menjadi hal yang paling sulit,” katanya.
Menurutnya, tidak mudah untuk bisa memenangkan Liga Indonesia. Bahkan jauh lebih sulit dibandingkan dengan negara-negara lainnya.
“Karena sangat banyak perjalanan yang harus ditempuh. Liganya sangat panjang. Jarak yang harus ditempuh, khususnya bagi kami, setiap pertandingan kami harus naik bus selama tiga jam. Itu selalu berat,” bebernya.
Terkadang, lanjutnya, timnya harus menjalani perjalanan selama 8 hingga 10 jam untuk mencapai kandang lawan. Sehingga ia menilai Liga Indonesia ini sangat berat.
“Jadi itu tidak mudah, dan pada akhirnya hal ini menunjukkan bahwa anak-anak memang layak mendapatkannya, bahwa mereka benar-benar yang terbaik,” tegasnya.(Muhammad Ginanjar)
Editor : Ahmad Sayuti

