Bolehkah Berpuasa Saat Bulan Sya'ban? Simak Penjelasannya dan Hukumnya Disini
Sebenarnya, apakah boleh berpuasa saat bulan Sya'ban? simak penjelasannya di sini.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Bulan Sya'ban merupakan salah satu bulan yang penuh berkah dalam Islam. Bulan ini dimanfaatkan untuk persiapan menjelang Ramadan.
Banyak umat Muslim yang bertanya-tanya, apakah diperbolehkan berpuasa di bulan Sya'ban?
Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu merujuk kepada dalil dan sunnah Rasulullah SAW.
hukum puasa di Bulan Sya'ban
Puasa di bulan Sya'ban adalah dianjurkan dan termasuk sunnah yang dilakukan oleh Rasulullah SAW. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata:
"Aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW berpuasa lebih banyak dalam satu bulan selain di bulan Sya'ban. Beliau berpuasa hampir sebulan penuh di Sya'ban." (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini menunjukkan bahwa puasa di bulan Sya'ban sangat dianjurkan dan merupakan kebiasaan Rasulullah SAW.
Keutamaan Berpuasa di Bulan Sya'ban
-
Bulan Persiapan Menjelang Ramadhan
Rasulullah SAW menjadikan puasa di bulan Sya'ban sebagai latihan sebelum memasuki Ramadhan. Hal ini membantu seseorang terbiasa dengan puasa dan lebih siap secara fisik dan spiritual. -
Bulan Diangkatnya Amal
Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Usamah bin Zaid radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah SAW bersabda:"Bulan Sya'ban adalah bulan yang sering dilupakan oleh manusia, bulan antara Rajab dan Ramadhan. Ia adalah bulan diangkatnya amal kepada Allah, dan aku ingin saat amalku diangkat, aku dalam keadaan berpuasa."
(HR. An-Nasa’i dan Ahmad) -
Mengikuti Sunnah Rasulullah ﷺ
Berpuasa di bulan Sya'ban merupakan sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, sehingga menjalankannya berarti mengikuti jejak beliau dalam beribadah.
Puasa yang Dilarang di Bulan Sya'ban
Meskipun berpuasa di bulan Sya'ban dianjurkan, ada waktu tertentu yang dilarang atau tidak disunnahkan, yaitu:
1. Berpuasa Sehari atau Dua Hari Sebelum Ramadhan (Ihtiyath)
Rasulullah SAW melarang berpuasa sehari atau dua hari sebelum Ramadhan kecuali jika seseorang sudah terbiasa dengan puasa sunnah sebelumnya. Dalam hadis, beliau bersabda:
"Janganlah kalian mendahului Ramadhan dengan berpuasa sehari atau dua hari sebelumnya, kecuali bagi orang yang memang biasa berpuasa sunnah."
(HR. Bukhari dan Muslim)
2. Puasa Nisfu Sya'ban (15 Sya'ban) Secara Khusus
Sebagian orang mengkhususkan puasa pada tanggal 15 Sya'ban (Nisfu Sya'ban). Namun, tidak ada dalil yang secara khusus menyatakan bahwa puasa pada hari tersebut memiliki keutamaan tertentu. Jika seseorang ingin berpuasa di hari tersebut sebagai bagian dari puasa Sya'ban secara umum, maka diperbolehkan.
Editor : Firda Rachmawati
