BPD Kab Bandung Minta KPU Tak Ulangi Salah Input Data

Ketua Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo-Sandi Kabupaten Bandung, Yayat Hidayat telah melakukan kralifikasi terkait kesalahan input di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 18 Desa Malakasari Kecamatan Baleendah.

BPD Kab Bandung Minta KPU Tak Ulangi Salah Input Data
Ilustrasi/Net

INILAH, Bandung- Ketua Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo-Sandi Kabupaten Bandung, Yayat Hidayat telah melakukan kralifikasi terkait kesalahan input di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 18 Desa Malakasari Kecamatan Baleendah.

"Kami sudah meminta klarifikasi kepada KPU Kab Bandung. Mereka mengakui telah terjadi kesalahan input data raihan suara kedua pasang capres/cawapres di TPS tersebut. Jadi memang tidak ada unsur kesengajaan. Dan mereka sudah memperbaikinya," kata Yayat, Selasa (23/4/2019).

Yayat meminta KPU tidak melakukan kesalahan serupa. Karena sangat merugikan pihaknya, bahkan mencederai proses demokrasi. Namun demikian, ia mengajak kepada para pendukung capres Prabowo-Sandi tetap menahan diri. Tidak terpancing emosi dan selalu menjaga keamanaan, ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

"Semua pihak harus tetap tenang jangan terpancing emosi. Namun demikian kepada semua pendukung, saksi dan semua partai pendukung untuk tetap waspada dan mengawal terus raihan suara milik kita. Jangan memberikan kesempatan untuk orang lain mengacaukannya. Selain itu, biarkan  saja kalau ada kecurangan, karena kita punya bukti data yang kuat dan nanti akan kami gunakan sebagai bukti," ujarnya.

Yayat melanjutkan, berkat kerja keras dan keikhlasan masyarakat, raihan suara Prabowo-Sandi unggul di Kabupaten Bandung yakni sebesar 60,38 persen. Kemenangan Prabowo-Sandi di Kabupaten Bandung dan umumnya di Jawa Barat membuktikan jika masyarakat mempunyai pilihan tersendiri. 

"Raihan suara yang sangat luar biasa untuk Kabupaten Bandung. Karena seperti diketahui kekuatan di 01 itu sangat lengkap termasuk kepala daerahnya juga disana. Tapi berkat kerja keras dan kerja ikhlas masyarakat yang sudah cerdas Prabowo-Sandi bisa mengungguli capres cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin,"ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua KPU Kabupaten Bandung, Agus Baroya mengakui telah terjadi kesalahan input data di TPS 18 Malakasari dan TPS 6. Menurutnya, pihaknya sudah mengkoreksi data sesuai C1. Pihaknya pun meminta maaf atas kesalahan tersebut.

"Mohon maaf atas kesalahan ini. Data yang dijadikan dasar untuk penetapan adalah data dari hitung manual secara berjenjang. Terimakasih koreksinya," ujarnya melalui pesan singkat, Senin (22/4/2019).

Agus pun terus memberikan arahan kepada tim situng KPU Kabupaten Bandung untuk lebih teliti dalam bekerja, tidak memaksakan bekerja apabila kondisi kelelahan. Pihaknya berusaha lebih teliti sebab kesalahan kecil berdampak luas ke masyarakat. (Rd Dani R Nugraha).


Editor : Bsafaat