BRT Bandung Raya Hadir dengan 35 Jalur Khusus dan Puluhan Halte Strategis

BRT Bandung Raya hadir dengan 35 jalur khusus dan puluhan halte strategis, memudahkan akses warga ke pusat kegiatan di seluruh kota.

BRT Bandung Raya Hadir dengan 35 Jalur Khusus dan Puluhan Halte Strategis
BRT Bandung Raya rencananya hadir dengan 35 jalur khusus. Pembangunan dimulai 2026 dan mulai beroperasi 2028. (Dok InilahKoran)

INILAHKORAN.ID - Puluhan halte BRT dan rutenya direncanakan berdiri di sejumlah titik strategis dan kawasan padat aktivitas masyarakat di Bandung Raya. 

Dari Terminal Stasiun Hall, Pasar Baru, Dalem Kaum, hingga Pasar Kosambi, setiap koridor dirancang memudahkan akses warga ke pusat-pusat kegiatan.

Guna mendukung kecepatan dan ketepatan waktu layanan, Kementerian Perhubungan akan membangun 35 jalur khusus (dedicated lane) yang konsepnya menyerupai Busway TransJakarta. 

Jalur khusus ini membentang di titik-titik strategis, termasuk Tegallega, ITC Kebon Kalapa, Alun-alun, Stadion Sidolig, Cikapundung, Naripan, Banceuy Center, dan BTM.

Kepala Bidang Angkutan Jalan dishub Jabar, Agus Didik Suseno menegaskan, pembangunan halte dan jalur khusus akan dilakukan secara bertahap sesuai paket pekerjaan dari Kemenhub. 

Sistem jalur khusus ini menjadi fondasi BRT Bandung Raya sebagai transportasi massal modern yang cepat, aman, dan terintegrasi.

Proyek Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya dipastikan mulai dibangun pada tahun 2026. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menargetkan pembangunan rampung pada 2027, dengan operasional penuh dijadwalkan pada 2028.


Editor : Gin gin T Ginulur