Buka-Bukaan Lee Jelang Al-Hilal vs Gwangju FC, Bukan Pemain Eropa yang Ditakuti, Tapi....?

Al-Hilal bertabur bintang Eropa. Tapi, bukan itu yang ditakuti Lee Jung-hyo jelang laga Al-Hilal vs Gwangju FC di perempat final AFC Champions League.

Buka-Bukaan Lee Jelang Al-Hilal vs Gwangju FC, Bukan Pemain Eropa yang Ditakuti, Tapi....?
Duel Al-Hilal vs Gwangju akan membuka perempat final AFC Champions League di Riyadh, Arab Saudi. (the-afc.com))

INILAHKORAN, JeddahAl-Hilal bertabur bintang Eropa. Tapi, bukan itu yang ditakuti Lee Jung-hyo jelang laga Al-Hilal vs Gwangju FC di perempat final AFC Champions League.

Laga Al-Hilal vs Gwangju FC pada perempat final AFC Champions League akan berlangsung di Stadion King Abdullah Sport City di Jeddah, Arab Saudi, Jumat 25 April 2025 ini.

Pertandingan Al-Hilal vs Gwangju FC menjadi momen persaingan dua kutub sepak bola Asia: barat dan timur, sekaligus memperebutkan tiket ke semifinal AFC Champions League.

Tak hanya Asia Barat, Al-Hilal juga memiliki warna Eropa. Selain dilatih pria Eropa, Jorge Jesus, klub Arab Saudi ini juga bertabur pemain bintang Eropa.

Sementara duo Serbia Aleksandar Mitrovic dan Sergej Milinkovic-Savic telah memainkan peran kunci dalam tim, kini Al-Hilal menambah kekuatan.

Mereka mendatangkan pemain-pemain terkenal seperti Kalidou Koulibaly, Ruben Neves, dan Joao Cancelo. Dua nama terakhir pemain nasional Portugal.

Pelatih Gwangju FC, Lee Jung-hyo, mengaku tak gentar menghadapi deretan pemain Eropa itu. Yang merisaukannya justru pemain-pemain lokal Arab Saudi.

Lee Jung-hyo percaya kunci keberhasilan untuk mengalahkan Al-Hilal bukanlah pemain-pemain Eropa. Kuncinya adalah para pemain domestik.

“Kami harus menjaga pemain-pemain Arab Saudi, pemain-pemain domestik mereka,” kata Lee, yang telah memimpin Gwangju ke kejuaraan kontinental untuk pertama kalinya. 

“Kami tahu nama-nama besar pemain, kami tahu cara mereka bermain. Kami harus mengawasi Salem Al-Dawsari, Mohamed Kanno atau Ali Al-Bulayhi. Mereka adalah pemain inti Al-Hilal. Kami harus menjaga mereka,” tambahnya.

Gwangju FC akan bertanding di Stadion King Abdullah Sports City sebagai tim yang tidak diunggulkan setelah tampil melampaui ekspektasi untuk mencapai babak delapan besar.

Setelah serangkaian penampilan impresif di fase liga, Gwangju FC bangkit dari defisit dua gol di leg pertama untuk menyingkirkan juara J-League Vissel Kobe di babak sebelumnya. (*)


Editor : Zulfirman