Buka-bukaan! Paul Pogba Ungkap Alasan Sesungguhnya Menjadi Muslim

Paul Pogba sudah cukup lama menjadi muslim. Tapi, bagaimana perjalanannya menuju muslim, baru dia ungkap belum lama ini.

Buka-bukaan! Paul Pogba Ungkap Alasan Sesungguhnya Menjadi Muslim
Paul Pogba di Masjidil Haram, dia mengungkap alasan jadi mualaf dan memeluk Islam.

INILAHKORAN, Bandung – Paul Pogba sudah cukup lama menjadi muslim. Tapi, bagaimana perjalanannya menuju muslim, baru dia ungkap belum lama ini.

Paul Pogba, gelandang Manchester United dan tim nasional Prancis itu buka-bukaan pada podcast LifeTimes. Di sana, dia mengungkapkan dia menjadi mualaf ketika dia merenungkan banyak hal yang membuat kehidupannya lebih damai.

“Islam mengubah saya, menyadari segala sesuatunya dalam hidup saya,” kata Paul Pogba.

Dia menyebut Islam membawa perubahan kebaikan pada dirinya. Dia terlahir bukan sebagai muslim meskipun ibunya adalah penganut Islam.

Baca Juga: Paul Pogba Segera Tinggalkan Man United, Begini Pengakuan sang Agen Mino Raiola

“Saya tumbuh dalam situasi seperti itu, menaruh hormat terhadap siapapun,” katanya.

Dia menegaskan, Islam bukanlah seperti gambaran yang dilihat banyak orang, yakni terorisme. Itupun karena gambaran media.

“Yang kita dengar di media adalah sesuatu yang sungguh berbeda. Islam itu adalah sesuatu yang indah,” tambahnya.

Baca Juga: Paul Pogba Siap Tinggalkan Man United Kembali ke Juventus

Proses mualafnya Paul Pogba berawal ketika dia berdoa bersama sahabat-sahabat muslimnya. Tiba-tiba saja, dia merasakan keadamaian.

“Itu muncul karena saya memiliki banyak sahabat dari kalangan muslim. Kami selalu mengobtol,” ujarnya.

Dia mengaku banyak bertanya pada diri sendiri tentang beragam hal. Kemudian, dia mengawalinya dengan melakukan pencarian sendiri.

“Saya sekali waktu berdoa bersama teman-teman (muslim) dan saya merasakan sesuatu yang berbeda. Saya merasa betul-betul nyaman,” tambahnya.

Baca Juga: Manchester United Berupaya Pertahankan Paul Pogba

Sejak saat itu, dia memutuskan menjadi mualaf dan menjalankan syariatnya. Dia menyebut hal itulah yang membuatnya menjadi pribadi yang lebih baik.

“Islam itu hanya ini –menghormati kemanusiaan dan segala macamnya,” ujarnya.***


Editor : inilahkoran