Bukan Perhiasan dan Gaun? Buket dan Dekorasi Bunga di Pernikahan Shin Min Ah jadi Sorotan

Saat ini, dekorasi dan buket bunga pernikahan Shin Min Ah dan Kim Woo Bin tengah jadi sorotan.

Bukan Perhiasan dan Gaun? Buket dan Dekorasi Bunga di Pernikahan Shin Min Ah jadi Sorotan
Dekorasi dan buket bunga pernikahan Shin Min Ah dan Kim Woo Bin.

INILAHKORAN, Bandung - Pernikahan Kim Woo Bin dan Shin Min Ah yang digelar akhir pekan lalu masih jadi perbincangan hingga sekarang, Selasa, 23 Desember 2025.

Pernikahan aktor Kim Woo Bin dan Shin Min Ah telah menjadi salah satu acara selebriti yang paling banyak dibicarakan tahun ini.

Perhatian ini bukan hanya karena skala pernikahan yang sangat mewah, tetapi juga karena simbolisme terselubung yang tersembunyi di dalam detail-detailnya.

Pasangan Kim Woo Bin dan Shin Min Ah mengikat janji suci pada tanggal 20 Desember di Hotel Shilla di Jung-gu, Seoul, dalam sebuah upacara pribadi yang dihadiri oleh keluarga dan teman dekat. 

Meskipun pernikahan tersebut diadakan secara sederhana tanpa banyak publisitas, detail seputar acara tersebut dengan cepat menarik perhatian publik, mengingat hubungan publik pasangan tersebut selama 10 tahun dan status selebriti papan atas mereka.

Gaun pengantin Shin Min Ah langsung menjadi berita utama. Dia mengenakan gaun dari Koleksi Pengantin Musim Semi 2026 Elie Saab, yang dilaporkan berharga sekitar Rp479 juta.

Aktris tersebut memadukan penampilannya dengan perhiasan mewah Louis Vuitton, merek yang dia duta, kalungnya saja diperkirakan bernilai 350 juta KRW, dengan anting-anting bernilai sekitar 35 juta KRW per buah.

Kim Woo Bin, yang juga merupakan duta merek Ralph Lauren, mengenakan setelan jas dari lini pakaian pria kelas atas merek tersebut, Purple Label, melengkapi estetika klasik dan elegan pasangan tersebut.

Bahkan hadiah untuk para tamu mencerminkan kemegahan pernikahan tersebut. Para tamu dilaporkan menerima produk kecantikan dan parfum mewah dari Lancôme dan Acqua di Parma, dengan total biaya yang diperkirakan mencapai ratusan juta won, mengingat jumlah tamu yang hadir.

Terlepas dari perhatian yang tercurah pada kemewahan dan label harga, detail yang paling menyentuh hati adalah buket bunga pengantin Shin Min Ah, sebuah rangkaian bunga lily-of-the-valley yang lembut.

bunga ini memiliki simbolisme yang mendalam. bunga bakung lembah melambangkan "kebahagiaan yang pasti" dan "kedatangan kebahagiaan," sekaligus melambangkan kemurnian, kerendahan hati, dan cinta yang tulus.

Dalam tradisi Korea, bunga ini terkadang disebut sebagai berkah dari roh gunung, yang menandakan perlindungan ilahi dan keberuntungan.

Pilihan buket bunga ini sangat istimewa mengingat musimnya. bunga lily of the valley biasanya hanya mekar di bulan Mei, artinya bunga-bunga tersebut harus diimpor sepenuhnya dan diawetkan dengan hati-hati untuk pernikahan di bulan Desember, sehingga menambah kelangkaan dan makna pada pemilihan tersebut.

bunga ini telah lama menjadi favorit para selebriti dunia, termasuk legenda seluncur es Kim Yuna, Selena Gomez, dan anggota masyarakat kelas atas, menjadikannya pilihan pengantin yang tak lekang oleh waktu namun sangat personal.

Foto-foto pernikahan Shin Min Ah yang sebelumnya dirilis, yang diambil pada hari turun salju pertama musim ini, kembali muncul di internet.

Dalam foto-foto tersebut, Shin Min Ah memegang buket bunga peony, bunga yang diasosiasikan dengan rasa malu, kesopanan, keanggunan, dan awal yang baru. 

Peony putih, khususnya, melambangkan kemurnian dan berkah untuk awal yang baru, mencerminkan nuansa emosional dari pernikahan yang telah lama dinantikan pasangan tersebut.

Kim Woo Bin dan Shin Min Ah pertama kali bertemu pada tahun 2015 melalui kampanye merek fesyen dan secara terbuka mengkonfirmasi hubungan mereka di tahun yang sama. 

Ikatan mereka menuai kekaguman luas ketika Shin Min Ah mendampingi Kim Woo Bin selama perjuangannya melawan kanker nasofaring pada tahun 2017, tetap teguh sepanjang masa pemulihannya.

Setelah satu dekade bersama, pasangan ini kini memulai babak baru sebagai suami istri, babak yang tidak hanya ditandai oleh kemewahan, tetapi juga oleh ketahanan, pengabdian, dan "kebahagiaan yang pasti."***


Editor : Irma Nurfajri