Bung Towel Optimistis Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026, Kluivert Jadi Kunci?
Pengamat sepak bola, Tommy Welly atau yang akrab disapa Bung Towel, memberikan pandangan optimis mengenai peluang Timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2026.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN,Bandung – Pengamat sepak bola, Tommy Welly atau yang akrab disapa Bung Towel, memberikan pandangan optimis mengenai peluang Timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2026.
Menurutnya, pergantian pelatih dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert menjadi angin segar yang bisa membawa perubahan signifikan bagi skuad Garuda.
Dalam sebuah diskusi di Football Institute, Bung Towel menyatakan,
"Ekspektasi mimpi untuk lolos tidak apa-apa. Karena memang kan kalau bicara objektif, kalau dibuka dari gambaran saya saja, seperti di acara Catatan Demokrasi karena saya duduk di sebelah Bang Arya (Sinulingga), sebetulnya saya ragu kalau (lolos Piala Dunia) 2030 itu tertulis bahwa itu target,” kata Bung Towel.
“Tapi ini adalah mimpi yang dalam progresnya kok dapat. Ada opportunity-nya. Jadi apa boleh berekspektasi? Boleh,” sambungnya dalam diskusi di Football Institute.
Bung Towel juga memberikan pandangannya mengenai alasan PSSI memilih Patrick Kluivert.
"Bisa jadi itulah alasan memilih (pelatih dari) Belanda? Ini saya tidak bilang Patrick Kluivert dulu, mungkin untuk mengikis handicap, mengikis problematika itu,” ujar Bung Towel.
“Yang dalam jumpa pers dibahasakan dengan sangat santun oleh Erick Thohir bahwa ada dinamika yang sangat kompleks," imbuhnya.
Dengan didampingi oleh dua asisten pelatih yang berpengalaman seperti Alex Pastoor dan Denny Landzaat, Bung Towel berharap Kluivert dapat membawa perubahan positif bagi Timnas Indonesia.
"Berarti kiri-kanannya nanti juga akan menentukan, berarti konsep yang saya bayangkan seperti (Frank) Rijkaard di Barcelona. Jadi dia dapat Henk ten Kate yang input teknikalnya kuat,” kata Bung Towel.
“Atau seperti di Manchester City, di mana Pep Guardiola selalu didampingi sosok-sosok seperti Juanma Lillo, Enzo Maresca, termasuk Mikel Arteta," pungkasnya dikutip dari ANTARA.
Editor : Yosep Saepul Ramadan


