INILAH, Bandung - PT Bungasari Flour Mills Indonesia (Bungasari) sejauh ini sukses meraih pangsa pasar sebesar 6%. Capaian itu menjadikan perusahaan yang memiliki pabrik di Cilegon Banten itu sebagai peringkat kelima terbesar.
"Ke depan, kita menargetkan bisa masuk dalam tiga besar produsen terigu nasional. Sepanjang enam tahun beroperasi kita berhasil merebut pangsa pasar sebesar 6%," kata Sales & Marketing Director Bungasari Budianto Wijaya di sela Bandung International Food and Hotel Expo (Bifhex) 2019.
Menurutnya, keikutsertaan Bungasari sebagai salah satu peserta itu memiliki ekspektasi tinggi terhadap gelaran Bifhex 2019. Setidaknya, Sales & Marketing Director Bungasari Budianto Wijaya menyebutkan keikutsertaan kali ini bisa mendongkrak pangsa pasar produsen tepung itu.
Sejauh ini, perusahaan yang memiliki pabrik di Cilegon,Banten itu memproduksi tepung sebanyak 1.500 ton/hari. Proses produksi tepung itu dilakukan dengan tiga line produksi.
"Nantinya, kita akan menambah satu line produksi lagi. Itu akan melipatgandakan kapasitas produksi dari 1.500 menjadi 3.000 ton/hari. Rencananya, line produksi ini bisa mencapai enam line,” kata Budianto.
Menurutnya, pelipatgandaan kapasitas produksi itu pun ditujukan untuk membidik perolehan market share lebih tinggi lagi. Pada tahun mendatang, pihaknya menargetkan mampu meningkatkan market share hingga 9-10%.
Disinggung mengenai jalur distribusi, Budianto mengaku saat ini produknya tersebar seluruh Indonesia. Namun, jaringan distributor yang digandeng masih relatif belum rapat. Masyarakat di kota-kota kecil diakuinya masih kesulitan mendapatkan tepung dasar untuk membuat beraneka macam kue dan cemilan itu.
Salah satu produk yang ditonjolkan yakni Bola Salju. Produk tersebut merupakan salah satu terigu produksi Bungasari yang masuk dalam kategori serba guna. Pasca diluncurkan ke pasar, Bungasari mampu meraih prestasi lima teratas produsen terigu Indonesia, salah satunya berkat keberhasilan Bola Salju.
Dengan kadar protein sedang untuk aneka gorengan dan jajanan, Bola Salju saat ini menjadi salah satu terigu incaran khalayak. Hal ini terbukti melalui survei internal yang dilakukan di antara kalangan pebisnis dan hobbyist menunjukkan tujuh dari sepuluh orang di Indonesia telah mengenal brand Bola Salju dari Bungasari.
Budianto menjelaskan, pada tahun ini ada lima hal yang menjadi perhatian utama Bungasari, yakni memperkuat distribusi, menghadirkan produk-produk baru yang berkualitas, menginspirasi para hobbyist baking indonesia, turut memajukan dan mengedukasi UMKM Indonesia, serta memberikan kualitas hidup yang lebih baik melalui bahan makanan yang bermutu.
Di sisi lain, kata Budianto, selain proses distribusi terigu yang terus dikembangkan, Bungasari juga melakukan investasi dengan melakukan perluasan kapasitas produksi pabrik di kawasan Cilegon, Banten.
“Permintaan dari masyarakat akan produk-produk Bungasari begitu tinggi, oleh karenanya kami harapkan permintaan tersebut dapat dipenuhi seluruhnya dalam waktu yang tidak lama lagi,” katanya.