Buntut Riza Nasrul Falah, Pegawai Bawaslu KBB Tes Urine, Ada yang Ikut Tersangkut?

Penangkapan Ketua Bawaslu Kabupaten Bandung Barat, Riza Nasrul Falah, membuat repot jajarannya. Mereka harus menjalani tes urine.

Buntut Riza Nasrul Falah, Pegawai Bawaslu KBB Tes Urine, Ada yang Ikut Tersangkut?
Pegawai Bawaslu Kabupaten Bandung Barat menjalani tes urine setelah Ketua Riza Nasrul Falah ditangkap polisi karena sabu-sabu.

INILAHKORAN, Ngamprah – Penangkapan Ketua Bawaslu Kabupaten Bandung Barat, Riza Nasrul Falah, membuat repot jajarannya. Mereka harus menjalani tes urine.

Rizal Nasrul Falah, Ketua Bawaslu Kabupaten Bandung Barat, ditangkap aparat Satuan Narkoba Polres Cimahi saat tengah pesta sabu-sabu bersama dua rekannya, Rabu 5 Maret lalu.

Buntut penangkapan Ketua Bawaslu Kabupaten Bandung Barat Riza Nasrul Falah itu kini berdampak ke jajarannya. Mereka terpaksa menjalani tes urine yang diinisiasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bandung Barat.

“Setelah viral Ketua Bawaslu KBB ditangkap karena narkoba jenis sabu-sabu, kami menerima surat resmi dari pihak Bawaslu untuk melakukan tes urine terhadap semua anggota Bawaslu Bandung Barat,” kata Kepala BNNK Bandung Barat, AKBP Nurdjaman. 

Nurdjaman menjelaskan, tes urine tersebut dilakukan guna memastikan para pegawai Bawaslu tidak terjangkit narkoba.

"Ini dilakukan biar kelihatan siapa yang pakai (narkoba) dan siapa yang tidak," jelasnya.

Dari 25 pegawai, sebut Nurdjaman, sebanyak 21 pegawai Bawaslu Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah menjalani tes urin. Sedangkan untuk 4 orang lainnya bakal melakukan tes urin susulan.

"Semua yang dites urin harusnya ada 25 orang, 21 orang hasilnya negatif. Tiga orang akan menyusul karena lagi ada kegiatan di luar, satu orang lagi umroh," sebutnya.

Nurdjaman mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa menjauhi narkoba. Apalagi, saat ini sedang dalam momen bulan suci Ramadan 1446 H.

"Narkoba adalah musuh kita bersama yang tidak terlihat, di bulan suci Ramadan ini, mari jadikan momen ini sebagai titik balik untuk berhenti menggunakan narkoba," tandasnya. (*)


Editor : Zulfirman