Buru Geng Motor, Muspika Bogor Tengah Gelar Patroli Gabungan

Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Bogor Tengah bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP Kota Bogor melakukan patroli gabungan di wilayah Bogor Tengah, Senin (25/11/2019) malam. Tujuannya mengantisipasi aksi geng motor maupun tawuran pelajar.

Buru Geng Motor, Muspika Bogor Tengah Gelar Patroli Gabungan
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Bogor Tengah bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP Kota Bogor melakukan patroli gabungan di wilayah Bogor Tengah, Senin (25/11/2019) malam. Tujuannya mengantisipasi aksi geng motor maupun tawuran pelajar.

Camat Bogor Tengah Agustian Syach mengatakan, pihak Muspika bersama anggota Polsek Bogor Tengah dibantu Satpol PP Kota Bogor melakukan patroli malam di sekitar taman-taman kota hingga ke jalan-jalan protokol pasca kejadian adanya pembacokan di jalan Pajajaran.

"Kami dibantu aparat Satpol PP Kota Bogor untuk mengamankan belasan pemuda yang meresahkan masyarakat. Awalnya mereka ditegur di sekitar wilayah Bogor Baru tetapi malah melarikan diri, karena curiga kami kejar," ungkap pria yang bergelar S.STP itu kepada INILAH pada Selasa (26/11/2019) siang.

Agus melanjutkan, setelah dikejar dan dapat di Deket McD lodaya, mereka kemudian diintrogasi oleh Muspika, tujuan mereka bergerombol di malam harihingga meresahkan masyarakat. Awalnya tidak mau mengakui, tetapi setelah ditanya berulangkali baru mereka mengakui aksi mereka meresahkan dan mempunyai niat tawuran.

"Mereka juga dalam keadaan setengah sadar karena dipengaruhi oleh alkohol. Mungkin saat tawuran mereka seperti singa yang lapar, tetapi saat berhasil diamankan mereka mendadak imut seperti hello kitty," tambah Camat termuda di Kota Bogor itu.

Agus menjelaskan, aksi patroli gabungan ini dilakukan secara rutin pada malam hari, gunanya mengantisipasi aksi geng motor maupun dari aksi tawuran pelajar.

"Keterbatasan personil, dibantu oleh Satpol PP Kota Bogor. Hasil malam kemarin membuahkan hasil, mudah-mudahan nanti tidak ditemukan lagi adanya gerombolan pemuda yang berkeliaran di malam hari," jelasnya.

Agus menegaskan, Muspika berharap dengan adanya kegiatan ini, bisa menjaga suasana kondusif di wilayah Bogor Tengah juga Kota Bogor. Sehingga tidak ada lagi kejadian-kejadian yang meresahkan masyarakat.

"Kami tidak segan-segan menindak apabila pemuda membawa senjata tajam (Sajam) dan yang hendak tawuran. Untuk kejadian beberapa waktu lalu, Polsekta Bogor Tengah tengah menangani serta mencari tahu pelaku pembacokan. Langkah yang kami lakukan saat ini agar tidak resa masyarakat,karena aparat tidak diam," pungkasnya.


Editor : Bsafaat