Cara Membayar Utang Puasa yang Sudah Bertahun-Tahun Tidak Diqadha
Jika Anda bingung tidak pernah mengqadha puasa selama bertahun-tahun, berikut cara membayar hutang puasa Ramadhan yang sudah banyak.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.COM - puasa Ramadan merupakan kewajiban bagi umat Islam yang telah baligh dan sehat.
Namun, ada kalanya seseorang memiliki utang puasa yang belum sempat diganti atau diqadha hingga bertahun-tahun. Lantas, bagaimana cara membayar utang puasa yang sudah lama tertunda?
Berikut panduan lengkapnya untuk membayar hutang puasa yang sudah bertahun-tahun tidak diqadha.
1. Mengetahui Jumlah puasa yang Harus Diqadha
Langkah pertama adalah menghitung berapa hari puasa yang belum Anda jalankan. Jika Anda lupa jumlah pastinya, perkirakan dengan sejujur mungkin. Jika ragu, sebaiknya mengambil jumlah yang lebih banyak agar utang benar-benar lunas.
2. Mengqadha puasa Secepatnya
Jika memungkinkan, Anda harus segera mengganti puasa yang tertinggal dengan mengqadha di luar bulan Ramadan. puasa qadha dilakukan seperti puasa wajib, yaitu dengan niat di malam hari dan menahan diri dari makan, minum, serta hal-hal yang membatalkan puasa dari fajar hingga magrib.
3. Membayar Fidyah Jika Tidak Mampu Berpuasa
Jika Anda tidak mampu berpuasa karena alasan kesehatan atau usia lanjut, maka wajib membayar fidyah. Fidyah berupa pemberian makanan kepada fakir miskin sebanyak satu mud (sekitar 0,75 kg beras atau makanan pokok lainnya) per hari puasa yang ditinggalkan.
4. Mengqadha dan Membayar Fidyah Sekaligus
Jika seseorang menunda qadha puasa tanpa alasan yang dibenarkan hingga melewati Ramadan berikutnya, maka selain mengganti puasanya, ia juga wajib membayar fidyah. Hal ini sesuai dengan pendapat sebagian ulama yang mewajibkan fidyah sebagai bentuk denda atas keterlambatan qadha.
5. Bertaubat dan Beristighfar
Jika keterlambatan mengqadha puasa terjadi karena kelalaian, maka penting untuk bertaubat kepada Allah. Taubat dilakukan dengan menyesali perbuatan, bertekad untuk tidak mengulanginya, serta mengganti puasa yang terutang.
6. Membuat Jadwal Qadha puasa
Agar utang puasa segera terlunasi, buatlah jadwal khusus untuk mengqadha puasa, misalnya dengan menjalankan puasa seminggu sekali atau setiap Senin dan Kamis. Dengan perencanaan yang baik, puasa yang tertinggal bisa diganti secara bertahap tanpa terasa berat.
Editor : Firda Rachmawati

