Catat Adanya Peningkatan Kuota Mudik Gratis, Dishub Cimahi Bakal Siapkan 15 Armada Bus
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi berencana menyiapkan 15 armada bus untuk mudik Lebaran gratis tahun 2025.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cimahi - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi berencana menyiapkan 15 armada bus untuk mudik lebaran gratis tahun 2025.
Pasalnya, Dishub mencatat adanya peningkatan kuota mudik Lebaran tahun ini, yakni sebanyak 750 jiwa.
"Jumlah peserta mudik gratis tahun ini mengalami kenaikan signifikan dengan kuota sebanyak 750 jiwa," kata Kepala Bidang Angkutan dan PJU Dishub Kota Cimahi, Iwan Ridwan, Kamis 20 Februari 2025.
Iwan menjelaskan, pada tahun 2024 lalu program mudik gratis hanya menyediakan 8 armada bus dengan kapasitas penumpang sebanyak 462 jiwa.
Untuk tahun 2025 ini, sambung dia, Dinas Perhubungan Kota Cimahi bakal menyiapkan 15 armada bus dengan dua jalur mudik yang berbeda.
"Rute pertama adalah jalur utara, yaitu Cimahi-Semarang via Cirebon, dan jalur kedua adalah Cimahi-Solo via Yogyakarta," jelasnya.
Iwan menyebut, untuk proses pendaftaran pihaknya bakal menggunakan sistem daring atau online yang disiapkan melalui tautan khusus.
"Pendaftaran sekarang kita akan menggunakan link karena kuota pemudik sangat banyak," sebutnya.
Lebih lanjut Iwan menuturkan, pelaksanaan mudik gratis ini dijadwalkan berlangsung pada 29 Maret 2025 dengan pelepasan peserta di gedung B Pemerintah Kota Cimahi.
Tak cuma itu, sambung Iwan, pihaknya pun bakal melakukan ramp check di Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengujian Kendaraan Bermotor (UPTD PKB) Kota Cimahi untuk memastikan keamanan dan kelaikan armada yang digunakan untuk mudik gratis tersebut.
"Kami akan berkoordinasi dengan UPTD PKB sebelum keberangkatan untuk memastikan seluruh bus laik jalan demi keamanan dan kenyamanan pemudik," ujarnya.***
Ditanya apakah warga yang sudah mengikuti program mudik gratis tahun lalu bisa kembali ikut serta, Iwan mengatakan, pihaknya masih akan melakukan pembahasan lebih lanjut.
"Keinginan saya sih mereka bisa diperbolehkan karena kuotanya cukup banyak," tandasnya. ***
Editor : JakaPermana
