Catat Sejarah, Suara PKB KBB Melonjak Naik 48 Persen
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mencatat sejarah dengan lonjakan perolehan suara yang signifikan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mencatat sejarah dengan lonjakan perolehan suara yang signifikan.
Pasalnya, dalam periode kepengurusan saat ini, suara partai melonjak drastis dari 79.479 pada Pemilu 2019 menjadi 117.918 suara pada Pemilu Legislatif 2024 lalu.
Kenaikan sebesar hampir separuh atau tepatnya 48 persen ini tak hanya mengantarkan PKB menguasai 6 kursi di legislatif, tetapi juga berhasil mengamankan posisi strategis sebagai Wakil Ketua DPRD KBB.
Hal tersebut dipaparkan Ketua DPC PKB KBB, Asep Dedi, dalam dalam agenda Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di L'Eminance Hotel di Lembang, Rabu (8/4/2026) malam.
Di hadapan para kiai, tokoh masyarakat, dan seluruh kader, Asep Dedi menyebut, capaian ini merupakan bukti kepercayaan rakyat yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.
“Ini merupakan mandat rakyat yang berat namun mulia. Rakyat menaruh harapan besar di pundak kita. Kredo ‘Bangkit, Solid, Menang’ bukan sekadar jargon, melainkan denyut nadi perjuangan sehari-hari yang kami terjemahkan dalam ‘politik kehadiran’,” kata Asep Dedi.
Lebih lanjut, Asep, menjelaskan kekuatan PKB saat ini tidak hanya terlihat dari angka di atas kertas, namun juga dari struktur organisasi yang telah mengakar kuat.
Menurutnya, hingga saat ini sayap partai telah terbentuk hingga level ranting dan anak ranting di 165 desa se-KBB.
"Berbagai badan otonom seperti Garda Bangsa, Gemasaba, Perempuan Bangsa, hingga Gerbangtani bergerak aktif di garis depan, didukung oleh kerja profesional Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP), Lembaga Kaderisasi Partai (LKP), dan Lembaga Saksi Pemilu (LSP)," jelasnya.
Asep menyebut, salah satu program unggulan yang menjadi kebanggaan, yakni Gerak Tanggap Darurat, di mana PKB menghadirkan armada ambulans dan mobil siaga di setiap daerah pemilihan.
Ia menerangkan, program ini hadir 24 jam untuk melayani masyarakat yang membutuhkan bantuan kesehatan darurat tanpa memandang latar belakang politik.
“Kami ingin memastikan ketika rakyat membutuhkan, PKB adalah pihak pertama yang hadir. Ini wujud nyata misi kami mewujudkan baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, daerah yang makmur, adil, dan diridhai Allah SWT,” paparnya.
Di bidang pendidikan, PKB juga memberikan perhatian besar melalui dukungan terhadap Universitas Bandung, serta penguatan sarana prasarana pondok pesantren dan rumah ibadah.
"Menghadapi tantangan masa depan, partai juga terus melakukan modernisasi organisasi melalui digitalisasi dan sistem kerja berbasis data agar setiap kebijakan lebih efektif dan tepat sasaran," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Asep Dedi menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh elemen, mulai dari para kyai, ulama, pengurus partai di semua tingkatan, hingga seluruh konstituen yang telah setia mendukung.
Ia mengajak seluruh kader untuk tetap istiqomah dan bersinergi membawa KBB ke arah yang lebih baik.
“Tanpa kebersamaan, mustahil kita bisa sampai di titik ini. Semua capaian ini adalah buah dari perjuangan kolektif," ujarnya.
"Seperti kata Sutan Syahrir, ‘Hidup yang tidak pernah diperjuangkan maka tidak akan pernah dimenangkan.’ Mari kita terus berjuang dengan semangat Bangkit, Solid, Menang,” pungkasnya. ***
Editor : JakaPermana


