Cegah Stunting dan Atasi Sampah, Kota Bandung Dorong Penerapan Kang Pismam, Buruan Sae dan Dapur Sehat
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mendorong, pelaksanaan tiga program unggulan secara terintegrasi di setiap rukun warga (RW). Ketiga program itu yakni Kang Pisman, Buruan Sae dan Dapur Dahsat
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Wali kota Bandung, Muhammad Farhan mendorong, pelaksanaan tiga program unggulan secara terintegrasi di setiap rukun warga (RW). Ketiga program itu yakni kang pisman, Buruan Sae dan Dapur Dahsat.
Ia menyebut, ketiga program tersebut sebagai "program segitiga" karena saling berkaitan dan dinilai mampu menjawab persoalan kota seperti sampah, inflasi pangan dan stunting.
“Kang Pisman mengolah sampah, Buruan Sae menanam dan hasilnya dimasak di Dapur Dahsat,” kata Farhan pada Senin 6 Oktober 2025.
Ia menjelaskan, program Kang Pisman berfokus pada pengelolaan sampah organik menjadi kompos. Kompos itu kemudian dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian keluarga melalui Buruan Sae.
Selanjutnya, hasil pertanian dimanfaatkan dalam program Dapur Dahsat untuk menyajikan makanan bergizi terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan.
Menurut Farhan, sinergi ketiga program tersebut harus dilakukan di tingkat RW agar dampaknya lebih terasa langsung ke masyarakat.
“Ini bisa jadi solusi konkret untuk masalah sampah, inflasi pangan, dan stunting,” ucapnya.
Ia juga menekankan, pentingnya kolaborasi antarwarga dalam menghadapi tantangan di lingkungan masing-masing. Ia mengajak masyarakat memperkuat gerakan warga jaga warga dan warga jaga kota.
“Potensi wilayah besar, tapi tantangannya juga nyata. Kolaborasi jadi kunci, terutama untuk melindungi kelompok rentan agar tidak ada yang terabaikan,” ujar dia.
Editor : Ahmad Sayuti
