Chelsea vs Zenit, Thomas Tuchel Ungkap Satu Pemainnya Sedang 'Sakit' Mental

Manajer Chelsea Thomas Tuchel menyebut Ben Chilwell sedang bermasalah dari sisi mental jelang laga Chelsea vs Zenit di Liga Champions.

Chelsea vs Zenit, Thomas Tuchel Ungkap Satu Pemainnya Sedang 'Sakit' Mental
Bek sayap Chelsea Ben Chilwell.

INILAHKORAN, Bandung- Juara bertahan Liga Champions Chelsea akan memulai misi mempertahankan gelar dengan menjamu Zenit St. Petersburg dalam laga pembuka Grup H, Rabu (14/9) dini hari WIB.

Duel Chelsea vs Zenit diprediksi berlangsung 'berat sebelah' lantaran performa tim tuan rumah yang sedang on fire di kompetisi domestik. Chelsea, datang ke laga ini dengan rekor tak terkalahkan. Chelsea memenangi 3 dari 4 laga pembuka Liga Inggris dengan satu pertandingan lainnya berakhir imbang.

Jelang laga Chelsea vs Zenit bergulir, Manajer The Blues Thomas Tuchel mengungkap satu hal yang bikin waswas para penggemarnya. Dia menyebut ada satu penggawa Chelsea yang sedang bermasalah dari sisi mental.

Baca Juga: Solskjaer Pasang Terget Ambisius, Bawa MU Juara Liga Champions

Ternyata, pemain tersebut adalah Ben Chilwell. Bek sayap 24 tahun yang kini masih merasa depresi lantaran tak pernah bermain bersama Inggris di ajang Piala Eropa 2020 lalu.

Dikutip dari Sky Sports, Thomas Tuchel mengatakan kekecewaan Chilwell ini mempengaruhinya secara mental sehingga membuatnya gagal menampilkan performa terbaik bersama Chelsea.

Seperti diketahui, Chilwell tak sekalipun diturunkan Manajer Inggris Gareth Southgate di laga Piala Eropa 2020. Bahkan baru-baru ini, dia sama sekali tak terpanggil untuk memperkuat Inggris di ajang Piala Dunia 2022.

"Ya, itu tentu saja sulit untuk dia (Chilwell), dan saya pikir itu sangat normal. Dia datang dari kemenangan Liga Champions, 90 menit, penampilan yang kuat dan akhir musim yang bagus secara umum. Dia memainkan banyak menit untuk kami di berbagai pertandingan penting, di level tertinggi," ujar Tuchel.

Baca Juga: Hey Para Bocah! Bermimpilah untuk Jadi Seperti Cristiano Ronaldo!

"Lalu secara pribadi itu adalah Euro yang berat baginya, karena di sana ada kesempatan di mana dia bisa bermain. Saya tahu itu sulit, karena kamu merasa bagian dari tim, tapi kamu benar-benar tidak merasakan itu jika kamu tidak berkeringat di lapangan dan jika kamu tidak pernah mengenakan seragam. Itu perasaan yang aneh, juga untuk berlatih dalam empat atau lima minggu secara terus menerus," sambungnya.

Kekecewaan Chilwell mungkin juga makin menjadi-jadi. Dia harus kehilangan tempatnya di Chelsea karena Marcos Alonso menunjukan kualitas dan sikap yang bagus selama pramusim bersama The Blues.

"Dia sedang istirahat dan sulit baginya untuk benar-benar rileks dan menghilangkan kekecewaan ini dari pundaknya. Ketika dia tiba di sini, saya mereasa dia sedikit lelah secara mental, masih mengkhawatirkan situasinya," ungkap Tuchel.

Baca Juga: Bruno Fernandes 'Sang Pembantu Hebat' di Balik Debut Sempurna Cristiano Ronaldo

"Pada saat yang sama, dia sangat tidak beruntung karena Marcos (Alonso) ada di sini sepanjang pramusim dan dia mengambil kesempatan ini dengan kualitas dan sikap yang luar biasa. Marcos sangat penting bagi kami sejak hari pertama latihan dan kemudain dia tampil di posisi Chilly," ujar Tuchel.

Pada musim ini Ben Chilwell sama sekali belum pernah mendapatkan kesempatan bermain untuk Chelsea pada empat pertandingan yang sudah dilalui The Blues di Liga Inggris.***


Editor : inilahkoran