CL Ceritakan Bagaimana Sulitnya Bertemu Kembali dengan Member 2NE1 Setelah Bubar
CL ungkap bagaimana proses bertemu kembali dan reuni dengan member 2NE1 setelah grup mereka bubar.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - CL 2NE1 baru saja melakukan pemotretan dan wawancara untuk sampul edisi September yang merayakan ulang tahun ke-24 Cosmopolitan.
Dalam pemotretan tersebut, CL 2NE1 memancarkan keanggunan, dengan mudah mengenakan berbagai pakaian, termasuk mantel boneka beruang, dengan nuansa yang keren dan intens.
Dikatakan bahwa setiap bidikan begitu sempurna sehingga seluruh kru di lokasi syuting tidak bisa berhenti memuji CL 2NE1.
Selama wawancara CL berbagi, “Saya suka wanita yang jujur, tahu siapa mereka, dan memiliki keberanian untuk mengatakan tidak, mereka yang memiliki 'aturan' mereka sendiri dan berani.”
“Ketakutan dan keberanian hidup berdampingan. Saya adalah seseorang yang harus mengumpulkan banyak keberanian untuk berdiri di depan orang-orang," lanjut CL.
Dia menuturkan, "karena rasa takut, saya menjadi berani, dan semuanya dimulai dengan rasa takut.”
Dia juga mengungkapkan bahwa keingintahuannya, yang berasal dari rasa kekurangan, selalu mendorongnya untuk ingin mempelajari hal-hal baru, yang telah menjadi titik awal musiknya.
Ketika ditanya tentang apa yang telah dia peroleh dan hilangkan selama 15 tahun berkarier, CL menjawab, “semua orang telah melihat apa yang telah saya capai."
"Begitu pula, saya pikir semua orang juga telah melihat dan merasakan apa yang telah saya hilangkan. Saya tumbuh di hadapan dunia, sejak usia muda,” jelasnya.
Namun, ketika ditanya nasihat apa yang akan dia berikan kepada dirinya di era debut, dia tersenyum dan berkata, “Saya tidak akan mencampuri diri saya sendiri saat itu. Saya tidak akan mengatakan apa pun!“
CL juga menyebutkan bahwa yang memberinya kekuatan terbesar saat ini adalah para Member 2NE1.
“Proses Reuni dengan para Member sangatlah berharga. Itu bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan," kata CL.
"Kami benar-benar telah menjadi keluarga. Kami berempat tidak bersatu karena keinginan atau pilihan kami sendiri, bukan?"
"Kami disatukan dan dibentuk, tetapi setelah melalui banyak hal bersama dan tumbuh bersama, kami sekarang telah menjadi saudara perempuan atas pilihan kami sendiri," tambahnya.***
Editor : Irma Nurfajri

