Coklit Data Pemilih di Kota Bandung Capai 90 Persen
Ketua Bawaslu Kota Bandung Dimas Aryana Iskandar menyebut, proses pencocokan dan penelitian alias coklit data pemilih di Kota Bandung telah mencapai 90 persen.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Ketua Bawaslu Kota Bandung Dimas Aryana Iskandar menyebut, proses pencocokan dan penelitian alias coklit data pemilih di Kota Bandung telah mencapai 90 persen.
"Namun, di beberapa lokasi masih ada yang 70 persen. Faktornya ada beberapa warga yang keberatan dilakukan coklit data pemilih di Kota Bandung karena tidak dibarengi dengan ketua RT dan RW setempat," kata Dimas, Selasa 16 Juli 2024.
Dia menjelaskan, pihaknya menggunakan dua metode dalam pelaksanaan coklit data pemilih di Kota Bandung tersebut. Pertama adalah pengawasan melekat yakni mendampingi para petugas pemuktahiran data pemilih (Pantarlih).
"Metode kedua, adalah dengan uji petik. Kita mengambil 10 kepala keluarga untuk dijadikan uji petik dan mengkonfirmasi proses Coklit sesuai dengan mekanisme dan prosedur," ucapnya.
Adapun hasil dari dua metode tersebut, disampaikan pihaknya, Pantarlih yang tidak mencoklit secara langsung mendatangi ke rumah-rumah warga dan ada pula Pantarlih yang belum menempelkan stiker.
“Hasil koordinasi kita per minggu kemarin, logistik untuk Pantarlih belum 100 persen. Tapi beberapa hari kemarin, alhamdulillah sudah 100 persen untuk atribut dan peralatan untuk para Pantarlih,” ujar dia.
Selain itu, pihaknya juga menemukan fakta di lapangan bahwa ada Pantarlih yang diwakilkan oleh orang lain. Namun demikian, Bawaslu telah berkoordinasi dengan Panwaslu Kecamatan agar mengawasi secara ketat.
Editor : Doni Ramdhani

