Curiga Ada Agenda

IGOR Tolic blak-blakan mengaku mulai mencium adanya upaya dari luar untuk merusak keharmonisan anak asuhnya dalam mengarungi musim 2026/2027.

Curiga Ada Agenda
INILAH/ADAM HUSEIN

Oleh: Muhammad Ginanjar

Bagi Igor, gangguan ini bukan riak kecil dari dalam tim, melainkan badai yang sengaja diciptakan oleh lingkungan di sekeliling klub. Tujuannya satu: memecah fokus Marc Klok dan kawan-kawan dari target utama mereka.

"Saya pikir beberapa orang hanya mencoba memaksakan agenda untuk memecah fokus dari masalah yang sebenarnya. Ini adalah sebuah persaingan sengit, ini perang," ujar Igor di lapangan pendamping Stadion GBLA, Minggu (27/9).

Igor sadar betul posisi Persib saat ini bak pohon tinggi yang diterpa angin kencang. Berstatus sebagai juara bertahan, ada 17 klub lain di Liga yang siap menjegal langkah mereka.

 Di atas kertas, tidak ada satu pun rival yang rela melihat Persib mencetak sejarah dengan mengangkat trofi juara untuk keempat kalinya secara beruntun.

"Mereka semua ingin menjadi lebih baik dari Persib. Semua orang ingin kita tidak menjadi nomor satu. Setelah tiga tahun, tidak ada kompetitor yang menginginkan itu," tuturnya.

Namun, di tengah kepungan tekanan mental tersebut, gairah Persib untuk kembali bertahta tidak pernah surut.

Igor menegaskan bahwa lapar akan gelar juara masih menjadi bahan bakar utama timnya musim ini.

 Ambisi itu bukan cuma milik jajaran pelatih dan pemain, tapi merupakan janji suci kepada jutaan hati yang berdegup untuk warna biru.

"Kita menginginkannya (juara). Inilah yang kita inginkan, dan ini yang diinginkan Bobotoh," ucap Igor.

Di akhir obrolan, Igor menitipkan sebuah pesan menyentuh. Di tengah "perang" luar-dalam ini, ia tahu persis siapa tameng terkuat yang dimiliki Persib.

Ia meminta Bobotoh untuk tidak goyah oleh isu-isu miring dan tetap berdiri kokoh mengawal perjuangan Maung Bandung.

"Dengan Bobotoh berada di samping kita, di belakang kita, dan memberikan dukungan positif, tidak ada yang bisa menghentikan kita. Tidak ada yang bisa menghentikan Persib," katanya.

Kekuatan Tim Sementara itu Persib Bandung hanya bermaterikan 27 pemain meski di musim 2026/2027 ini dan harus menjalani empat kompetisi.

Kendati cukup riskan, Igor tak menunjukan kekhawatiran. Sebaliknya, ia menyampaikan rasa puasnya dengan pemain yang ada saat ini.

“Ya, empat kompetisi. Tapi saya sangat senang dengan tim ini. Saya pikir perekrutan pemain di bulan Juni, Juli dan Agustus berjalan luar biasa. Kami mendapatkan MVP, kita mendapatkan pemain-pemain yang sangat, sangat bagus. Semua pemain kita memiliki karakter berbeda,” ujar Igor.

Lantas, ia mencontohkan Manchester City. Tim yang berlaga di Liga Inggris itu memiliki striker bernama Erling Haaland.

“Tahu siapa yang ada di bangku cadangan jika Haaland tidak bermain? Apakah Harry Kane? Atau mungkin Lewandowski? Siapa yang tersedia? Siapa yang bermain? Tahu siapa yang main di posisi nomor sembilan? Pilihan pertamanya adalah Semenyo. Jadi Haaland adalah satu hal, Semenyo adalah hal yang berbeda. Apakah mereka pemain yang sama? Tidak,” katanya.

Lalu, pelatih asal Kroasia ini menyebut nama Phil Foden sebagai opsi nomor tiga. Baginya situasinya akan sama.

“Jadi ada pihak yang memaksakan agenda atau topik-topik yang tidak wajar. Ada begitu banyak hal baik di klub ini yang seharusnya menjadi fokus kami. Kami tahu apa yang kurang, kami tahu apa yang kurang, semua orang tahu. Jadi itu satu hal,” pungkasnya. (bsf)


Editor : Inilahkoran