Daisuke Sato Jagokan Jepang di Piala Dunia 2022
Pemain Persib Daisuke Sato menjagokan Jepang di Piala Dunia 2022 yang akan digelar di Qatar pada 21 November-18 Desember 2022.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pemain Persib Daisuke Sato menjagokan Jepang di Piala Dunia 2022 yang akan digelar di Qatar pada 21 November-18 Desember 2022.
Daisuke Sato memiliki alasan tersendiri memilih Jepang sebagai jagoannya di Piala Dunia 2022 Qatar. Tentunya, karena Jepang merupakan tanah kelahirannya meski saat ini berpaspor Filipina.
"Tentunya Jepang, karena saya lahir di Jepang. Ya, itu yang jadi alasan kenapa saya mendukungnya di Piala Dunia 2022 ini," ujar Daisuke Sato di Stadion Persib (Sidolig), Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung.
Namun demikian, Daisuke Sato menyadari tidak mudah bagi Jepang untuk bisa menyabet gelar juara Piala Dunia 2022 Qatar. Pasalnya, tim Samurai Biru ini bisa dibilang masuk dalam grup neraka.
Jepang yang berada di grup E harus berhadapan dengan Jerman dan Spanyol yang pernah menjuarai Piala Dunia sebelumnya.
Tercatat, Jerman sudah mengantongi empat trofi juara Piala Dunia pada tahun 1954, 1974, 1990, dan 2014. Sementara Spanyol mendapatkan titel juara pada tahun 2010.
Sedangkan satu tim lainnya yang berada satu grup dengan Jepang adalah Kosta Rika. Tim berjulukan Los Ticos ini sudah tampil lima kali pada ajang Piala Dunia, yakni 1990, 2002, 2006, 2014, dan 2018.
Performa apik Kosta Rika tersaji pada Piala Dunia 2014 Brasil, dengan menembus perempat final. Padahal saat itu, mereka tergabung di grup neraka bersama Uruguay, Italia dan Inggris pada babak penyisihan grup
"Memang mereka berada di grup yang sulit tapi saya tetap mendukung Jepang dan berharap mereka bisa melakukan yang terbaik," harapnya.
Daisuke Sato juga sangat mengetahui beberapa pemain Jepang dilanda cedera. Tentunya ini menyulitkan bagi skuat besutan Hajime Moriyasu itu untuk bisa mewujudkan menjadi juara Piala Dunia 2022.
"Saat ini, banyak pemain mereka dilanda cedera dan berada di grup yang sulit, tapi hati saya memilih untuk tetap mendukung Jepang," tegasnya.*** (muhammad ginanjar)
Editor : Doni Ramdhani

