Damkar Siaga Bencana, Bersihkan Lumpur hingga Tangkap Hewan Buas
Walaupun bencana yang menimpa Kabupaten Bogor adalah banjir bandang dan tanah longsor, personel Dinas Pemadam Kebakaran ikut sibuk menangani para korban.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH,Bogor- Walaupun bencana yang menimpa Kabupaten Bogor adalah banjir bandang dan tanah longsor, personel Dinas Pemadam Kebakaran ikut sibuk menangani para korban.
Selama tiga hari ini, dinas yang punya semboyan pantang pulang sebelum padam ini masih menempatkan ratusan personilnya di titik - titik lokasi bencana alam seperti di Kecamatan Sukajaya, Cigudeg, Jasinga, Gunung Putri dan lainnya.
Tugas mereka tentunya bukan memadamkan api seperti biasanya, tetapi oleh Bupati Bogor Ade Yasin mereka ditugaskan untuk membantu masyarakat dalam hal ini membersihkan lumpur di rumah - rumah, jalan maupun rumah ibadah.
"Sejak kejadian bencana alam banjir bandang dan longsor, personil Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) disiagakan di titik - titik lokasi bencana. Tugas pokok mereka memang membersihkan lumpur, tetapi di lapangan mereka juga menangkap ular sanca dan biawak yang hanyut ke wilayah pemukiman," kata Kepala Dinas Damkar Ma'mu kepada wartawan di Cibinong, Jumat (3/1/2020).
Mantan Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ini menambahkan hewan buas seperti ular sanca dan biawak yang ditangkap personil Dinas Damkar ini ditangkap berkat laporan masyarakat.
"Semenjak bencana banjir bandang, warga tidak hanya direpotkan oleh lumpur tetapi juga diresahkan adanya hewan buas yang masuk ke pemukiman. Untuk ular sanca kami tangkap di Kampung Muara Beres, Kelurahan Sukahati, Cibinong sementara biawak kami amankan dari salah satu perumahan di Kecamatan Tajur Halang," tambahnya.
Ma'mur menuturkan di masa penangganan bencana alam banjir bandang dan longsor ini, satu orang personil Dinas Damkar pun ikut menjadi korban kecelakaan lalu lintas saat proses penangganan bencana alam banjir bandang di Kecamatan Cileungsi.
"Ada satu personil Dinas Damkar yang jari tangannya patah dan di operasi di RSUD Cibinong karena saat proses penangganan bencana alam banjir bandang di Kecamatan Cileungsi malah mengalami kecelakaan lalu lintas," tutur Ma'mur.
Agar kecelakaan lalu lintas jajarannya tidak terjadi lagi, Ia pun menghimbau pengendara lain untuk memprioritaskan pemberian jalan kepada personil Dinas Damkar yang sedang menjalankan tugas.
"Kecelakaan lalu lintas Dinas Damkar kemarin karena menghindari tabrakan dengan kendaraan lain, masyarakat sampai saat ini masih belum mengetahui Undang - Undang Lalu Lintas yang menyatakan bahwa masyarakat harus mendahulukan laju kendaraan Dinas Damkar, bahkan kamu diperbolehkan melawan arah karena kami dalam bertugas untuk menyelamatkan para korban bencana alam," himbaunya. (Reza Zurifwan)
Editor : Bsafaat

