Dandim : Percepatan Vaksinasi Kota Bogor Diapresiasi TNI AD dan Pemerintah Pusat
percepatan vaksinasi Covid-19 di Kota Bogor sangat diapresiasi oleh pimpinan, baik dari TNI Angkatan Darat (AD) maupun pemerintah pusat
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Komandan Kodim 0606/Kota Bogor Kolonel Inf Roby Bulan mengatakan percepatan vaksinasi Covid-19 di Kota Bogor sangat diapresiasi oleh pimpinan, baik dari TNI Angkatan Darat (AD) maupun pemerintah pusat.
"Vaksinasi ini penting, kami mendapatkan arahan dari pimpinan, khususnya Lansia dan anak-anak seperti yang dilaksanakan Minggu ini. Kita percepat, ajak saudara, rekan untuk segera di vaksin booster. Sentra-sentra sudah diperbanyak, ada di kecamatan, ada di puskesmas, pusat perbelanjaan, gedung serba guna dan sekolahan," ungkap Roby Bulan pada Minggu 13 Februari 2022.
Roby Bulan menjelaskan, dengan vaksin ini salah satu upaya mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 varian omnicron, kemudian meminimalisir dampak apabila terpapar Covid-19 Omnicron.
Baca Juga: Ganti Rugi Lahan Ibu Kota KBB Molor, Warga Cilame Meradang
"Sehingga kalau pun kena, ringan saja. Cepat sembuhnya. Jadi tidak banyak yang masuk rumah sakit. Alhamdulillah selama gelombang omicron ini, yang meninggal masih nol. Kita wajib bersyukur," jelasnya.
Roby juga mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama TNI/Polri terus mengakselerasi pemberian vaksin lanjutan dosis ketiga atau booster. Hingga pada Jumat (11/2/2022), Kementerian Kesehatan RI mencatat vaksinasi booster di kota hujan sudah mencapai 10,43 persen atau 85.496 sudah tervaksin. Di Jawa Barat, pemberian vaksin dosis ketiga Kota Bogor masih menjadi yang tercepat.
"Kemudian disusul Kota Bandung dengan capaian 8,37 persen, Kota Cirebon 6,24 persen dan Kota Cimahi 6 persen. Sementara kota/kabupaten lainnya masih di bawah 5 persen," tuturnya.
Baca Juga: PPKM Level 3 Gak Ngaruh, Lapangan Upakarti Pemkab Bandung Dikerumuni Warga
Roby membeberkan, angka vaksinasi Kota Bogor jadi salah satu yang tertinggi akselerasinya, dengan rincian dosis satu sudah 103 persen, dosis dua 90 persen, booster 90 persen. Untuk lansia dosis satu 81 persen, dosis dua 72 persen dan 24 persen lansia yang sudah di booster. Kemudian vaksin remaja sudah 114 persen dosis satu, dosis dua 101 persen, dosis booster sedang berlangsung.
"Angka untuk vaksin anak 6-11 tahun dosis satu 96 persen, dosis dua 78 persen," pungkasnya. (Rizki Mauludi)
Editor : inilahkoran

