Daop 2 Bandung Genjot Keselamatan Perjalanan KA di Perlintasan Sebidang

Menjelang Angkutan Lebaran 2026, Daop 2 Bandung menegaskan komitmennya untuk menghadirkan perjalanan KA yang aman, dan nyaman bagi seluruh pelanggan. 

Daop 2 Bandung Genjot Keselamatan Perjalanan KA di Perlintasan Sebidang
EVP Daop 2 Bandung Hendra Wahyono mengatakan, keselamatan perjalanan KA merupakan prioritas utama perusahaan, terlebih menjelang Angkutan Lebaran 2026 yang identik dengan peningkatan mobilitas masyarakat. (doni ramdhani)

INILAHKORAN.ID - Menjelang Angkutan Lebaran 2026, Daop 2 Bandung menegaskan komitmennya untuk menghadirkan perjalanan KA yang aman, dan nyaman bagi seluruh pelanggan. 

Daop 2 Bandung menggandeng komunitas Railfans Cimahi, Railfans Cianjur, Garut Railfans, Kereta Anak Bangsa, serta Indonesian Railway Preservation Society (IRPS untuk sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang.

EVP Daop 2 Bandung Hendra Wahyono mengatakan, keselamatan perjalanan KA merupakan prioritas utama perusahaan, terlebih menjelang Angkutan Lebaran 2026 yang identik dengan peningkatan mobilitas masyarakat. 

“Kami ingin memastikan seluruh perjalanan KA berjalan dengan selamat dan tepat waktu. keselamatan tidak hanya menjadi tanggung jawab KAI, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat, khususnya pengguna jalan di perlintasan sebidang,” jelas Hendra saat sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang JPL 165A Jalan Laswi, Kota Bandung, Selasa 3 Maret 2026.

Petugas bersama komunitas railfans memberikan edukasi langsung kepada pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat, agar selalu berhenti ketika sinyal berbunyi, palang pintu mulai menutup, tidak menerobos perlintasan, dan berhenti sejenak tengok kanan dan kiri untuk memastikan tidak ada KA melintas ketika akan melewati perlintasan sebidang. 

Masyarakat juga diimbau untuk selalu mendahulukan perjalanan KA sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain sosialisasi di perlintasan, Daop 2 Bandung kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di jalur rel kereta api. Larangan tersebut mencakup berjalan kaki di atas rel, berfoto, bermain, hingga kegiatan ngabuburit di sekitar atau di jalur rel yang kerap terjadi menjelang waktu berbuka puasa. 

"Aktivitas tersebut sangat berbahaya karena jalur rel merupakan area terbatas yang hanya diperuntukkan bagi operasional KA," imbuhnya.

Melalui kegiatan sosialisasi yang berkelanjutan itu, Daop 2 Bandung berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga potensi kecelakaan di perlintasan sebidang maupun gangguan perjalanan akibat aktivitas di jalur rel dapat diminimalisir. 


Editor : Doni Ramdhani