Dapat DAK Rp18 Miliar, Proyek Jalan Bomang Dilanjut 

Setelah setahun tidak dilanjutkan, proyek pembangunan Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang) perlahan dikerjakan lagi. Pemkab Bogor mendapatkan dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat sebesar Rp18 miliar.

Dapat DAK Rp18 Miliar, Proyek Jalan Bomang Dilanjut 
Ilustrasi/Asep Mulyana

INILAH, Cibinong- Setelah setahun tidak dilanjutkan, proyek pembangunan Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang) perlahan dikerjakan lagi. Pemkab Bogor mendapatkan dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat sebesar Rp18 miliar.

"Untuk proyek pembangunan Jalan Bojonggede-Kemang Kabupaten Bogor mendapatkan DAK sebesar Rp 18 milyar, uang itu kami alokasikan untuk pembangunan jembatan di wilayah Kemang," ujar Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Aji Sukmajaya kepada wartawan, Jumat (21/6/2019).

Dia menerangkan proyek pembangunan jembatan di Jalan Bojonggede-Kemang ini masih dalam proses lelang di Kantor Unit Layanan Pengadaan Barang Jasa Kabupaten Bogor.

"Walaupun dana pembangunan jembatan di Jalan Bojonggede-Kemang ini didapat dari pemerintah pusat tetapi lelang pekerjaannya tetap di Kabupaten Bogor, semoga proyek ini lekas dilaksanakan dan bisa selesai sebelum akhir bulan Desember tahun 2019 ini," terangnya.

Pria yang hobby otomotif ini menjelaskan selain membangun jembatan di wilayah Kecamatan Kemang, tahun ini DPU-PR akan membebaskan lahan untuk nantinya dibangun Jalan Bojonggede-Kemang.

"Tahun ini DPU-PR Kabupaten Bogor akan membebaskan lahan atau bidang lalu tahun depan kami akan lanjutkan lagi pembangunan jalannya," jelas Aji.

Kabid Pengembangan Wilayah dan Insfrastuktur Bappeda Litbang Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika melanjutkan jajarannya tahun ini akan mengajukan lagi bantuan DAK ke Kementerian Keuangan.

"Kami akan ajukan lagi permohonan DAK ke Kementerian Keuangan karena total pembiayaan pembangunan Jalan Bojonggede-Kemang yang cukup besar dan Pemkab Bogor fokus di prmbiayaan pembebasan lahannya, Jalan Bojonggede-Kemang ini sangat steategis dan akan terkoneksi dengan Jalan Tol Depok Antasari," lanjut Ajat. 

Terpisah, salah satu tokoh masyarakat desa Susukan, Bojonggede bernama Muchtar meminta proyek pembangunan Jalan Bojonggede-Kemang dituntaskan oleh pemerintah.

"Adanya Jalan Bojonggede-Kemang ini selain akan menuntaskan permasalahan kemacetan di Bojonggede juga akan meningkatkan potensi ekonomi masyarakat dan terciptanya lapangan kerjakarena nantinya  akan ada Transit Of Development (TOD)  Susukan. Kami selaku warga mendorong proyek ini dituntaskan," tukas Muchtar. (Reza Zurifwan)


Editor : Bsafaat