Dari Kursi Barber ke Panggung Prestasi, Seven Barber Konsisten Dukung Generasi Muda
Sebuah usaha pangkas rambut di Kota Tasikmalaya membuktikan bahwa kontribusi terhadap masyarakat tidak selalu diwujudkan melalui bantuan dana.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Sebuah usaha pangkas rambut di Kota Tasikmalaya membuktikan bahwa kontribusi terhadap masyarakat tidak selalu diwujudkan melalui bantuan dana. Melalui layanan yang dimiliki, Seven Barber konsisten mendukung berbagai kegiatan kepemudaan hingga mengantarkan talenta daerah tampil percaya diri di tingkat Provinsi Jawa Barat.
Berlokasi di Jalan Tarumanagara, Kecamatan Tawang, Seven Barber yang didirikan pada 2024 oleh pasangan suami istri Revy Haviz Habibillah dan Salsabil Rachmawati Syarif, terus memperluas perannya di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial.
Selama periode 2024 hingga 2026, Seven Barber terlibat dalam sejumlah agenda yang melibatkan generasi muda. Di antaranya memberikan layanan cukur gratis bagi petugas yang bertugas pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia bekerja sama dengan Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tasikmalaya, serta memberikan layanan grooming bagi anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kota Tasikmalaya.
Tak hanya itu, Seven Barber juga aktif mendukung rangkaian Pemilihan Mojang Jajaka tingkat Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Tahun ini, usaha tersebut dipercaya menata penampilan dua perwakilan Kota Tasikmalaya, Ahmad Gading dan Sabela Putri, yang berlaga pada ajang Pasanggiri Mojang Jajaka Provinsi Jawa Barat.
Pemilik Seven Barber, Salsabil Rachmawati Syarif, mengatakan sejak awal usahanya dibangun dengan visi yang tidak sekadar berorientasi pada bisnis, tetapi juga ingin menjadi bagian dari pembangunan sumber daya manusia, khususnya generasi muda.
"Bagi kami, itu adalah bentuk investasi untuk membangun hubungan dengan masyarakat sekaligus mendukung generasi muda agar lebih percaya diri dan terus berkembang," kata Salsabil saat ditemui di Seven Barber, Rabu (8/7/2026).
Menurutnya, komitmen sosial tersebut semakin kuat berkat motivasi dan masukan dari mantan Penjabat Wali Kota Tasikmalaya, Dr. Cheka Virgowansyah, S.STP., M.E., serta Kepala Disporabudpar Kota Tasikmalaya, Dr. Deddy Mulyana, S.STP., M.Si., sehingga Seven Barber semakin aktif berkolaborasi dengan pemerintah dan komunitas lokal.
"Kami ingin hadir bukan hanya sebagai tempat potong rambut, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang bisa memberikan manfaat melalui bidang yang kami kuasai. Selama kegiatan itu membawa dampak positif bagi generasi muda, kami akan terus mendukungnya," ujar Salsabil.
Ia berharap langkah yang dilakukan Seven Barber dapat mendorong lebih banyak pelaku usaha untuk ikut mengambil peran dalam mendukung potensi generasi muda.
"Saya harap langkah kecil ini bisa menginspirasi pelaku usaha dan pemangku kepentingan lain untuk bersama-sama mendukung potensi anak muda. Ketika mereka diberi kesempatan dan didukung, bukan hanya individunya yang bertumbuh, tetapi juga nama Kota Tasikmalaya," tambahnya.
Sementara itu, finalis Pasanggiri Mojang Jajaka Provinsi Jawa Barat asal Kota Tasikmalaya, Ahmad Gading, mengakui dukungan dari pihak swasta menjadi salah satu faktor penting selama proses persiapan menuju kompetisi tingkat provinsi.
"Sejauh ini, Mojang Jajaka Kota Tasikmalaya selama berproses di Jawa Barat didukung penuh oleh pihak swasta, salah satunya Seven Barber," katanya.
Gading bersama Sabela Putri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu perjuangan mereka. Ia berharap sinergi antara pemerintah dan sektor swasta terus terjalin demi mengharumkan nama Kota Tasikmalaya.
"Mengingat adanya efisiensi di Pemkot sehingga anggaran tidak sepenuhnya turun, kami meminta doa dan dukungan dari semua pihak. Perjalanan kita masih panjang sampai babak final nanti pada 29 Agustus," pungkasnya.***
Editor : JakaPermana

