Dari Perombakan Skuad hingga Puncak Klasemen: Perjalanan Persib di Super League 2025/2026

Persib memimpin klasemen sementara Super League 2025/2026 setelah melakukan perombakan skuad pascajuara dan tampil konsisten dengan catatan kemenangan serta pertahanan solid.

Dari Perombakan Skuad hingga Puncak Klasemen: Perjalanan Persib di Super League 2025/2026
Striker Persib Andrew Patrick Jung berselebrasi seusai mencetak gol ke gawang PSM Makassar pada laga lanjutan Super League di Stadion GBLA, Sabtu (27/12/2025). (ANTARA FOTO/Abdan Syakura)

INILAHKORAN.ID - Persib kembali berada di tempat yang akrab bagi mereka: puncak klasemen. Namun, posisi teratas Super League 2025/2026 yang kini ditempati Maung Bandung bukan sekadar lanjutan euforia juara musim lalu. 

Di baliknya, ada proses panjang berupa perombakan skuad, adaptasi pemain baru, dan konsistensi yang dijaga sejak pekan pertama.

Usai menuntaskan musim juara, manajemen Persib memilih tak larut dalam romantisme keberhasilan. Evaluasi menyeluruh dilakukan. 

Sejumlah pemain yang menjadi bagian dari tim juara dilepas karena kontrak berakhir, faktor usia, maupun kebutuhan regenerasi. 

Membangun Ulang Tim

Lebih dari separuh komposisi skuad mengalami perubahan, sebuah langkah berani yang sempat menimbulkan tanda tanya di kalangan publik dan Bobotoh.

Sebagai gantinya, Persib membangun ulang tim dengan mendatangkan wajah-wajah baru di hampir setiap lini. Di sektor penjaga gawang, hadir Adam Przybek yang membawa pengalaman kompetisi Eropa. 

Lini belakang diperkuat dengan kehadiran bek-bek berkarakter kuat seperti Júlio César, Patricio Matricardi, dan Frans Putros, menambah kedalaman serta opsi rotasi di jantung pertahanan.

Di lini tengah, kreativitas dan kontrol permainan disuntikkan lewat Luciano Guaycochea dan Berguinho, sementara sektor sayap dan depan mendapat tambahan tenaga melalui Saddil Ramdani, Ikhwan Tanamal, serta bomber asal Brasil Ramon Tanque. 

Persib juga memberi ruang bagi regenerasi dengan mempromosikan pemain muda seperti Nazriel Alfaro dan Zulkifli Lukmansyah ke tim utama.

Poin demi Poin Dikumpulkan

Memasuki Super League 2025/2026, Persib langsung dihadapkan pada tantangan adaptasi. Chemistry belum sepenuhnya terbentuk, dan ritme permainan masih mencari keseimbangan. 

Namun, Persib mampu menjaga hasil. Poin demi poin dikumpulkan tanpa membuat jarak dengan para pesaing di papan atas.

Hingga akhir Desember 2025, Persib telah melakoni 15 pertandingan dengan catatan impresif: 11 kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan, mengoleksi total 34 poin. 

Produktivitas gol tetap terjaga dengan 25 gol tercipta, sementara lini belakang tampil solid dengan hanya 10 kali kebobolan, menghasilkan selisih gol +15.

Mulai Menyatu dengan Kerangka Tim Lama

Seiring waktu, wajah baru Persib mulai menyatu dengan kerangka tim lama. Alur permainan menjadi lebih rapi, transisi antarlini semakin padu, dan efektivitas serangan meningkat. 

Persib tidak hanya menang, tetapi juga mampu mengontrol pertandingan, terutama saat menghadapi lawan-lawan langsung dalam persaingan papan atas.

Momentum krusial hadir di pengujung tahun ketika Persib menaklukkan PSM Makassar dengan skor tipis 1–0. Kemenangan tersebut bukan hanya bernilai tiga poin, tetapi juga menjadi penanda kebangkitan penuh tim hasil perombakan.

Persib pun naik ke posisi teratas klasemen sementara, mengungguli para rival dalam persaingan yang ketat.

Dukungan Bobotoh kembali menjadi energi tambahan. Stadion menjadi benteng yang sulit ditembus lawan, sementara laga tandang dijalani dengan pendekatan yang lebih dewasa dan realistis. Mental juara yang terbentuk musim lalu berpadu dengan semangat baru dari para rekrutan anyar.

Kini, Persib berdiri di puncak Super League 2025/2026 sebagai bukti, perombakan pascajuara bukan langkah mundur, melainkan fondasi untuk keberlanjutan prestasi. Tantangan tentu belum usai. Kompetisi masih panjang, dan konsistensi akan menjadi ujian utama. ***


Editor : Gin gin T Ginulur