Dari Persik Kediri ke Persija, Bojan Hodak Hadapi Dilema Barba dan Eliano

Persib tanpa Federico Barba dan Eliano Reijnders saat bertandang ke markas Persik Kediri, Senin (5/1/2026). Situasi itu menimbulkan spekulasi, Maung Bandung sengaja menyimpan dua pilar intinya menjelang big match versus Persija.

Dari Persik Kediri ke Persija, Bojan Hodak Hadapi Dilema Barba dan Eliano
Pelatih Persib Bojan Hodak. (Foto: Dok InilahKoran)

INILAHKORAN.ID – Pelatih Persib Bojan Hodak, berada dalam dilema jelang dua laga beruntun Super League 2025/2026 melawan Persik Kediri dan Persija

Keputusan tidak membawa Federico Barba dan Eliano Reijnders saat menghadapi Persik Kediri, Senin (5/1/2026), menempatkannya di persimpangan antara rotasi pemain. 

Persib dijadwalkan menghadapi Persik Kediri pada pekan ke-16 Super League 2025/2026 di Stadion Brawijaya, Kediri.

Namun perhatian publik justru tertuju pada absennya dua pemain andalan Maung Bandung, Federico Barba dan Eliano Reijnders, yang tidak ikut dalam rombongan tim ke Kediri.

Situasi tersebut memicu spekulasi, Persib sengaja “menyimpan” keduanya demi laga big match kontra Persija pada pekan berikutnya. 

Di sinilah dilema Bojan Hodak mulai terlihat: memaksakan pemain kunci tampil di tengah jadwal padat, atau mengamankan mereka untuk pertandingan yang lebih berisiko secara fisik dan emosional.

Bojan Hodak akhirnya angkat bicara untuk meredam spekulasi yang berkembang. Pelatih asal Kroasia itu menegaskan absennya Barba dan Eliano bukan bagian dari strategi rotasi jelang laga Persija, melainkan karena kondisi cedera.

“Keduanya mengalami cedera, jadi tidak akan dimainkan melawan Persik. Tapi saya harap ini tidak serius,” ujar Bojan dalam pre match press conference di KONI Kediri, Minggu (4/1/2026). 

Meski demikian, keputusan tersebut tetap mencerminkan manajemen risiko yang harus diambil Bojan. Federico Barba merupakan pilar penting di lini belakang, sementara Eliano Reijnders menjadi motor permainan Persib di lini tengah. Kehilangan keduanya, baik sementara maupun jangka panjang, tentu akan berdampak besar.

Kondisi Eliano juga menjadi perhatian khusus. Pemain berdarah Belanda itu telah mengoleksi tiga kartu kuning, sehingga berada dalam ancaman akumulasi. 

Tekanan fisik dan mental jelang laga besar melawan Persija membuat keputusan untuk tidak memainkannya di laga Persik menjadi masuk akal dari sudut pandang kehati-hatian.

Bojan Hodak menyebut Eliano diproyeksikan segera kembali berlatih setelah Persib menyelesaikan laga tandang di Kediri, sementara kondisi Barba masih harus menunggu hasil pemeriksaan lanjutan tim medis.

“Eliano akan mulai kembali berlatih ketika kami pulang ke Bandung. Untuk Barba, kita akan lihat. Kami harus melakukan pemeriksaan,” jelasnya. ***


Editor : Gin gin T Ginulur