Deal, Kelme menjadi Apparel Baru Persib Bandung

Deal, Kelme menjadi apparel baru Persib Bandung. Terhitung sejak musim 2025-2026.

Deal, Kelme menjadi Apparel Baru Persib Bandung
Dari kabar yang didapatkan INILAH KORAN, pengumuman Kelme menjadi apparel Persib akan dilakukan saat tim berjulukan Maung Bandung ini menggelar launching tim dan jersey di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Sabtu 2 Agustus 2025. (dok)

INILAHKORAN, Bandung - Deal, Kelme menjadi apparel baru Persib Bandung. Terhitung sejak musim 2025-2026.

Kepastian Kelme menjadi apparel baru Persib Bandung ini bahkan sudah ramai diperbincangkan di media sosial. 

Dari kabar yang didapatkan INILAH KORAN, pengumuman Kelme menjadi apparel Persib akan dilakukan saat tim berjulukan Maung Bandung ini menggelar launching tim dan jersey di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Sabtu 2 Agustus 2025.

Keputusan Persib Bandung menjalin kerjasama dengan Kelme ini tentu memberikan kejutan. Sebab dalam kurun 9 tahun lamanya, tim kebanggaan Bobotoh ini menggandeng apparel lokal yakni Sportama. 

Kali ini, Persib menjalin kerjasama dengan Kelme yang merupakan perusahaan alas kaki dan pakaian olahraga, khususnya untuk sepak bola dan lari yang berbasis di Spanyol.

Perusahaan ini didirikan pada tahun 1693 oleh Diego dan Jose Quiles, sejak saat itu Kelme sudah setia memberi dukungan untuk tim-tim besar. Mulai dari RCD Espanyol hingga Real Madrid.

Bahkan beberapa klub Indonesia juga pernah menggunakan Kelme sebagai apparelnya. Seperti halnya Persebaya Surabaya, PSM Makassar hingga Persik Kediri.

Namun di musim 2024-2025, para peserta Liga 1 sebagian besar menggunakan apparel lokal hingga buatan sendiri. Seperti DRX, Specs hingga Mills.

Akan tetapi, ini bukan kali pertama Persib menggandeng apparel luar negeri dan ternama selama mengarungi beberapa kompetisi. Mulai dari Adidas, FBT, Reebok, Diadora, Vilour, Joma hingga Nike.

Adidas menjadi apparel Persib saat era Liga Indonesia 1 atau Ligina. Kerjasama dengan brand asal Jerman ini terjalin pada musim 1994 hingga 1997. 

Setelah itu, Persib menggunakan apparel asal Thailand, FBT. Brand tersebut menempel di jersey Persib khusus saat tampil di Piala Champions Asia 1995 silam.

Pada musim 1997-1998, Persib menggandeng apparel Reebok. Sayang, kerjasama dengan brand asal Inggris ini berhenti di tengah jalan akibat krisis moneter yang terjadi di Indonesia.

Lalu, Persib menggandeng apparel Diadora untuk menggantikan Reebok. Namun kerjasama dengan brand asal Italia ini berhenti di musim 2001.

Lantas Persib beralih menggunakan apparel Nike. Namun di musim 2002/2023, Persib kembali menggandeng Diadora.

Meski sempat terputus, namun kerjasama dengan Diadora kembali berlangsung hingga berakhir pada 2009-2010.

Persib sempat menggunakan apparel lokal yakni Vilour pada musim 2004. Kerjasama ini cukup panjang hingga musim 2010-2011 sampai akhirnya beralih ke apparel asal Spanyol, Joma.

Setelah itu, Persib memutuskan untuk berkolaborasi dengan apparel dari Inggris, Mitre. Kerjasama ini terjalin pada musim 2011-2012.

Memasuki musim 2014, Persib mulai kembali menggunakan apparel lokal. Mulai dari League hingga akhirnya Sportama yang memutuskan kerjasama pada 2016 hingga 2024-2025.


Editor : Doni Ramdhani