Dedi Mulyadi Imbau Pemudik Arus Balik Lebaran 2026 Waspada, Keselamatan Nomor Satu

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan arus mudik agar mengutamakan keselamatan

Dedi Mulyadi Imbau Pemudik Arus Balik Lebaran 2026 Waspada, Keselamatan Nomor Satu
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

INILAHKORAN.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengimbau masyarakat yang tengah melakukan perjalanan arus balik Lebaran 2026 untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan selama di jalan.

Imbauan ini disampaikan seiring meningkatnya volume kendaraan pada masa arus balik, khususnya di jalur-jalur utama yang melintasi wilayah Jawa Barat sebagai penghubung dari Jawa Tengah dan Jawa Timur menuju Jakarta dan sekitarnya.

Dedi menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama bagi setiap pemudik. Ia mengingatkan agar para pengendara tidak memaksakan diri saat kondisi tubuh sudah lelah, karena hal tersebut berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.

"Bagi warga, di manapun berada. Dari Jawa Timur, Jawa Tengah yang melewati Jawa Barat, hati-hati di jalan. Lebih baik menepi daripada memaksakan diri. keselamatan lebih utama daripada sekedar kecepatan. Semoga bisa sampai ke tempat kerjanya, ke rumahnya setelah mudik Lebaran, dengan selamat dan bisa bekerja dengan baik," ujar Dedi dikutip Rabu, 25 Maret 2026.

Menurutnya, perjalanan jauh yang ditempuh saat arus balik kerap membuat pengemudi mengalami kelelahan tanpa disadari. Karena itu, ia mendorong masyarakat untuk memanfaatkan rest area atau tempat peristirahatan yang tersedia guna menjaga kondisi fisik tetap prima.

Selain menyasar para pemudik, Dedi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas gabungan yang telah bekerja tanpa henti dalam menjaga kelancaran arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. 

Petugas tersebut meliputi unsur kepolisian, TNI, dinas perhubungan, tenaga kesehatan, hingga relawan yang bersiaga di berbagai titik.

"Terima kasih para petugas yang setia menjaga, mengawal seluruh kegiatan arus mudik dan arus balik," ucapnya.

Ia menilai, peran petugas di lapangan sangat vital dalam memastikan keamanan, kenyamanan, serta kelancaran lalu lintas, terutama di titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan pada puncak arus balik. Sejumlah langkah pengamanan dan rekayasa lalu lintas juga disiapkan guna meminimalisir risiko kecelakaan serta kepadatan kendaraan.

Dengan adanya imbauan ini, Dedi berharap seluruh masyarakat dapat kembali ke tempat tujuan masing-masing dengan selamat, sehingga dapat kembali beraktivitas seperti biasa usai merayakan Idulfitri bersama keluarga. 


Editor : Ahmad Sayuti