Dedi Mulyadi Wacanakan WFH untuk ASN, Buntut Turunnya Dana Transfer dari Pusat

Jawa Barat Dedi Mulyadi mewacanakan bakal menerapkan work from home (WFH) kepada ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jabar, buntut turunnya dana transfer dari pusat yang mencapai Rp2,458 triliun.

Dedi Mulyadi Wacanakan WFH untuk ASN, Buntut Turunnya Dana Transfer dari Pusat
INILAHKORAN, Bandung- Jawa Barat Dedi Mulyadi mewacanakan bakal menerapkan work from home (WFH) kepada ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jabar, buntut turunnya dana transfer dari pusat yang mencapai Rp2,458 triliun.
Saat ini pihaknya kata Dedi, tengah melakukan kajian dalam implementasi WFH bagi ASN Pemprov Jabar ini, supaya dapat berjalan maksimal.
"Nanti kita kaji dulu. Nanti lagi kita hitung, WFH-nya kapan, berapa pegawai yang harus bekerja di rumah, untuk mengurangi beban anggaran pemerintah," ujar Dedi di Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung, Selasa 30 September 2025.
Sebab diakuinya, turunnya dana transfer dari pemerintah pusat ini memengaruhi keseimbangan fiskal. Terlebih bagi kabupaten/kota, yang memang mengandalkan dana transfer.
"Iya (berpengaruh), kalau daerah ada yang kehilangan Rp300 juta, ada yang kehilangan Rp1 triliun, ada kehilangan Rp600 juta, ya lumayan," ucapnya.
Terlepas dari itu, dengan situasi ini dirinya meminta agar Pemprov Jabar maupun kabupaten/kota jangan sampai kehilangan semangat, meski neraca fiskal turun.
"Tetapi kita tidak kehilangan semangat, ya. Uang boleh berkurang, tetapi semangat membangun dan kualitas pembangunan serta kuantitasnya tidak akan pernah berubah," tandasnya. ***


Editor : JakaPermana