Deretan Prestasi Membanggakan jadi Kado Wisuda Universitas Muhammadiyah Cirebon
Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) memaparkan berbagai capaian dan prestasi membanggakan dalam kegiatan Wisuda ke-30 di Convention Hall, Kampus 2 UMC, Jalan Watu Belah, Cirebon.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN,Cirebon- Universitas Muhammadiyah Cirebon berhasil menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Pelaksana Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) 2022 Liga 2 dengan berhasil meraih Gold Winner.
Hal itu disampaikan Rektor Universitas Muhammadiyah (UMC), Arif Nurudin, MT saat memberikan sambutan dalam kegiatan Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-30 di Convention Hall, Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Cirebon, Sabtu 6 Mei 2023.
Arif mengungkapkan, capaian prestasi gemilang tersebut tentu saja menjadi sebuah motivasi bagi civitas akademica UMC untuk terus meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan.
Menurutnya, prestasi tersebut juga semakin melengkapi deretan prestasi lainnya yakni sebagai Perguruan Tinggi Pelaksana Institusional Supports System (ISS)-MBKM Terbaik PKKM Tahun 2022 dari LLDIKTI IV Wilayah Jawa Barat dan Banten.
Prestasi lainnya, lanjut Arif, UMC melalui S-1 Prodi Ilmu Komunikasi dan S-1 Ilmu Matematika terpilih sebagai pelaksana PKKM Tahun 2023 atau memasuki tahun ketiga. Yang tidak kalah membanggakan bagi UMC tentu saja terpilihnya Dosen Prodi Ilmu Keolahragaan (IKOR) UMC, Wahyu Erfandy yang dinyatakan lolos seleksi Cambodia SEA GAMES Organizing Committee (CASMOC) untuk bertugas sebagai Doping Control Officer (DCO) SEA GAMES ke-32 di Phnom Phen Kamboja 5-17 Mei 2023.

Dalam kesempatan tersebut, Arif Nurudin juga menyampaikan rasa bangga serta harapannya kepada 237 wisudawan dan wisudawati. Menurutnya, menyandang gelar sarjana merupakan awal perjalanan untuk menjalani sekolah kehidupan di tengah masyarakat.
Dikatakannya, Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) senantiasa melahirkan lulusan yang siap berkiprah sebagai profesional juga berwirausaha. Hal itu terlihat dari transformasi ilmu yang diberikan UMC kepada mahasiswa dengan menanamkan etos kerja dan motivasi tinggi, kreatif dan inovatif, mampu dengan cepat menyesuaikan keterampilan dan keahliannya dengan kebutuhan dunia industri saat ini.
"Alhamdulillah, anda hari ini telah resmi menjadi sarjana. Kecakapan ilmu yang sudah didapatkan di kampus mesti dipergunakan sebaik-baiknya untuk umat. Saya optimis seluruh lulusan UMC tidak hanya siap berkiprah di dunia industri sebagai Profesional tapi juga berani berwirausaha," ungkapnya.
Lebih lanjut Arif pun menitipkan nama besar UMC kepada 237 wisudawan. Tentunya, gelar sarjana yang didapatkan hari ini bukan sematan tanpa makna, tapi ada tanggung jawab menjadi alumni UMC yang islami, profesional dan unggul.
Apalagi menurut Arif, masyarakat tidak hanya melihat gelar sarjana tapi sejauhmana sumbangsih pemikiran dan solusi dihadirkan untuk mengatasi ragam problematika umat.

Pada kegiatan wisuda tersebut, UMC juga memberikan penghargaan kepada tiga lulusan terbaik masing-masing Winardi Agus Waluyo, Prodi S1 ilmu Hukum (IPK 3,86), Afa Dwi Rahmawati, Prodi S1 Ilmu komunikasi (IPK 3,80), dan Aimun Hanhola, Prodi S1 Teknik Informatika (IPK 3,79).
Di tempat yang sama, Bendahara Umum Majelis Dikti PP Muhammadiyah, Dr.H. Muhammad Muchlas Rowi mengapresiasi berbagai capaian UMC. Namun dia juga berpesan agar UMC terus meningkatkan mutu dan kualitasnya. Terlebih saat ini telah memiliki gedung megah, serta sarana dan prasarana yang memadai.
"Gedungnya sudah megah, sarana sudah sangat mendukung. Maka UMC harus terus berusaha untuk meningkatkan kualitasnya untuk menjadi perguruan tinggi terbaik. Termasuk juga menambah jumlah dosen bergelar doktor dari 40 dosen yang saat ini dimiliki menjadi 100 dosen bergelar doktor," ungkap Muhammad Muchlas Rowi.
Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat, Prof.Dr. Ahmad Dahlan, M.Ag yang turut hadir berharap UMC untuk terus berinovasi dalam penerapan kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka yang berkualitas, termasuk modernisasi proses belajar mengajar yang memanfaatkan teknologi informasi, dan perluasan akses sesuai dengan diferensiasi misi yang dimilikinya.***
Editor : Ghiok Riswoto

