Di Rakerkonas APINDO, Dedi Mulyadi Ungkap Bakal Tangkap Oknum HRD yang Lakukan Pungli
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), serta stakeholders terkait untuk terbuka.
Dedi mengungkapkan, Pemprov Jabar akan melibatkan kepolisian akan menangkap oknum Human Resources Development (HRD) yang kedapatan melakukan pungutan liar (Pungli) kepada pelamar kerja.
"Banyak juga oknum HRD yang seringkali main-main dengan masyarakat sekitar, melakukan rekrutmen, terima duit. Saya buka saja, ini problem. Dan mulai Agustus, saya ingin menangkap dengan kejajaran kepolisian ini," ujar Dedi dalam Rakerkonas APINDO di Kota Bandung, Selasa 5 Agustus 2025.
Sebab, dengan adanya ulah oknum ini kata dia, memperburuk citra investasi Jawa Barat.
Selain pungli oleh oknum internal HRD perusahaan, pihaknya juga bakal menertibkan pungli dari luar. Sebab diakuinya, prihatin kepada perusahaan karena setelah harus membayar pajak, tetapi juga 'dipajakin' lagi oleh oknum.
"Dipajakin lagi, mau Agustusan. Kirim proposal, tidak terima ngamuk. Kirim surat ada ulang tahun organisasinya, tidak terima ngamuk. Ini kan problem," ucapnya.
Ini terjadi lanjut dia, karena kawasan sekitar dekat industri tidak kecipratan dana bagi hasil dari pajak, untuk pembangunan. Namun digunakan untuk kepentingan lain, oleh pemerintah daerah.
"Desa di sekitar perusahaan seringkali mengalami problem. Infrastrukturnya perlu baik. Sarana air bersihnya perlu baik. Rakyat di sekitarnya harus meningkat ekonominya. Pendidikannya harus baik. Ini kan yang terjadi. Nah, yang terjadi hari ini kan ketika ada dana bagi hasil, baik ke kabupaten maupun ke provinsi, tidak menjadi prioritas dari investasi. Dia bikin untuk kunjungan kerja duitnya," ucapnya.
Sebab itu Pemprov Jabar kini klaim Dedi, berfokus pada pembangunan infrastruktur. Seluruh kebutuhan desa kata dia, harus dipenuhi sehingga tidak ada lagi oknum yang meminta ke desa.
"Nah, ini harus dibuat siklusnya. Sehingga saya nanti akan ngatur dana desa provinsi. Anda basisnya industri, maka fokus saya adalah hari ini air bersih di sekitar industri harus baik. Jalan harus dipastikan harus baik. Rumah rakyat miskinnya harus baik. Sekolahnya harus baik," kata dia. (Yuliantono)
Editor : Ahmad Sayuti

